Rumah Ludes Dilalap Sijago Merah

3. Jeffry/Bengkulu Ekspress
Rumah warga yang terbakar

SELUMA TIMUR,Bengkulu Ekspress – Rumah milik Wawan Sayuti (40), warga Kelurahan Sembayat, Kecamatan Seluma Timur, ludes dilalap si jago merah, sekitar pukul 16.30 WIB, kemarin (12/3).

Rumah yang terbuat dari papan membuat api cepat menyambar dalam waktu cepat rumah itupun ludes. Beruntung tidak ada korban jiwa atas kejadian ini.

Begitu mengetahui rumah Wawan Sayuti ternakar, warga setempat langsung bahu membahu memberikan pertolongan memadamkan api, meski dengan alat seadanya.

Data terhimpun, rumah milik Wawan tersebut dikontrak Mulyadi (45). Rumah tersebut kesehariannya ditempati tiga orang anak Mulyadi, akni Irfan (18), Devi (15) dan Welda (10).

Sementara Mulyadi hanya sesekali pulang. Mulyadi lebih banyak tinggal di kebun miliknya di Bukit Sunur, Kabupaten Bengkulu Tengah. Saat kebakaran tersebut, rumah dalam keadaan kosong, anak korban sedang berada di rumah tetangga tak jauh dari rumah tersebut.

Api pertama kali diketahui Zainudin (40). Saksi mata curiga melihat asap yang keluar dari arah dapur rumah WAwan itu cukup pekat. Melihat hal tersebut, Zainudin lalu memeriksa dengan mengajak tetangga sekitar.



“Benar saja, saat kami periksa terlihat api yang mulai membesar di dapur rumah tersebut,” terang Zainudin tetangga korban.

Dari keterangan warga juga, api semakin membesar setelah ada suara dentuman keras yang diduga adalah suara tabung gas melon yang meledak. Disaat gas meledak itulah api langsung membesar, merambat kebagian rumah lainnya.

Sebenarnya begitu mengetahui rumah ini terbakar, kami telah menghubungi PBK. Hanya saja, PBK sampai rumah tersebut rata dwngan tanah dan telah menjadi ,” keluh Zainudin.

Dugaan sementara kata Zainudin, sumber api tersebut diperkirakan berasal dari kompor gas. Karena saat itu anak korban Devi (15) sedang memasak nasi, yang kemudian ditinggalkan main ke rumah tetangganya.

“Kalau perkiraan saya seperti itu, Pak. Karena kalau korsleting listrik, saat kejadian tersebut listrik padam. Jadi besar kemungkinan sumber api tersebut dari kompor yang digunakan anak korban untuk memasak nasi tersebut,” imbuhnya.

Setelah api dipastikan padam, warga dengan sigap membersihkan puing kebakaran tersebut. Akibat kebakaran tersebut tak satupun barang milik korban berhasil diselamatkan, termasuk peralatan sekolah milik anak korban.(333)