Rumah Kerabat Mantan Dewan Buron Dipantau

ARGA MAKMUR, BE – Delapan orang terpidana DPRD gate yang saat ini buron terus dilakukan pengejaran tim Kejaksaan Negeri Arga Makmur. Penetapan status DPO yang ditetapkan terhadap para terpidana tersebut tampaknya mengakibatkan pencarian yang dilakukan oleh Kejari untuk proses eksekusi akan menuai jalan yang berliku. Walaupun para buronan tersebut diperkirakan sudah kabur ke luar provinsi dan ada yang berada di pulau lain. Kejari Arga Makmur saat ini mengambil sejumlah langkah untuk mencari dan mengumpulkan informasi terkait keberadaan para terpidana tersebut termasuk mengawasi rumah kerabat terpidana DPRD gate yang ada di Provinsi Bengkulu.

“Langkah-langkah alternatif terus dilakukan untuk mencari informasi mengenai keberadaan terpidana yang sudah tidak di rumahnya masing-masing,” kata Kajari Arga Makmur, Said Muhammad SH MH melalui Kasipidsus Boby Haryanto SH MH.

Rumah kerabat terpidana yang dipantau oleh Kejari Arga Makmur tersebut diantaranya rumah anak ataupun kakak dan adik terpidana. Rata-rata, para terpidana memiliki kerabat yang cukup banyak di Provinsi Bengkulu. Pemantauan ini dilakukan untuk mendapatkan informasi mengenai keberadaan mereka (terpidana, red). Termasuk halnya melacak melalui saluran telepon selular yang dipergunakan oleh terpidana untuk menghubungi keluarganya. “Pengakuan dari keluarga terpidana mengatakan mereka (terpidana, red) masih berkomunikasi melalui telepon. Namun keberadaan pastinya tidak diketahui oleh keluarganya,” paparnya.

Dengan adanya tantangan dan kendala yang dihadapi, tidak menjadikan Kejari Arga Makmur patah arang untuk melakukan eksekusi terhadap para buronan tersebut. Penyebaran pamflet selebaran yang berisi foto dan data para terpidana akan disebar oleh Kejari Arga Makmur di wilayah Provinsi Bengkulu dan sejumlah instansi penegak hukum seluruh Indonesia untuk mempersempit ruang gerak terpidana yang masih berkeliaran bebas.(212)