Rumah Jaga Balai Rafflesia Belum Diakomodir

Bakti/Bengkulu Ekspress
Kadis PUPR Kabupaten Benteng, Drs H Rachmat Rianto ST (kanan) mengaku akan menggelontoran dana Rp 450 juta untuk rehab Balai Rafflesia, kemarin (14/1).

KARANG TINGGI, Bengkulu Ekspress– Usulan Kabag Umum dan Perlengkapan Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Benteng, Iswahyudi agar dibangun rumah penjaga Balai Rafflesia belum bisa diakomodir. “Terkhusus rumah penjaga, belum diakomodir tahun 2019 ini,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR Kabupaten Benteng, Drs H Rachmat Rianto ST didampingi Kabid Cipta Karya, Harmen Junaidi ST, kemarin (14/1).

Mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkulu Utara (BU) ini menegaskan, Balai Rafflesia akan diperbaiki dengan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) murni tahun 2019 ini. Hanya saja, keterbatasan anggaran membuat pihaknya hanya bisa mengakomodir perbaikan kerusakaan gedung kebanggan Pemda Benteng tersebut.



“Rehab Balai Rafflesia merupakan instruksi langsung dari Bupati Benteng, Dr H Ferry Ramli SH MH,” tegasnya.

Dari total dana sekitar Rp 25 miliar di Bidang Cipta Karya, sebesar Rp 450 juta akan digelontorkan untuk perbaikan Balai Rafflesia. Anggaran tersebut akan dimanfaatkan untuk rehab plafon serta pengecatan gedung yang sudah tampak memudar.

“Dana di Cipta Karya masih difokuskaan untuk pembangunan siring atau drainase, gedung serta jalan lingkungan. Paling besar dikucur untuk pembangunan jalan lingkungan,” jelasnya.

Di sisi lain, Rachmat menegaskan, pembangunan Balai Rafflesia sejatinya telah tuntas tahun 2017 lalu dan diserahkan ke Pemda Benteng. Kerusakan terjadi saat pengelolaan Balai Rafflesia ditangani oleh Bagian Umum Setda Pemkab Benteng.

“Balai Rafflesia merupakan icon kebanggaan Kabupaten Benteng. Sebab itulah, Bagian Umum harus mengelolanya dengan baik agar dapat memberikan konstribusi bagi PAD Benteng. Jika terdapat kekurangan, silahkan disiapkan sendiri atau buat usulan secara resmi,” pungkasnya.

Terpisah, Kabag Umum Setda Pemkab Benteng, Iswahyudi mengatakan, rumah jaga sangat diperlukan agar aset Pemda Benteng tersebut terjaga dengan baik. “Tanpa rumah jaga, penjagaan tak bisa dilakukan secara optimal. Terutama saat malam hari,” akunya.(135)