Ruko dan Rumah Terbakar

ASRI/BE
HANGUS: Ruko dua pintu milik warga Kayu Kunyit hangus terbakar karena di lalap sijago merah, Sabtu (24/4) siang.

MANNA, BE – Kebakaran hebat kembali terjadi di Bengkulu Selatan (BS) dan Kabupaten Seluma. Ruko milik Suwardi (55) atau biasa di sapa Pak Bona di di Kelurahan Kayu Kunyit Kecamatan Manna dan rumah milik Herman (67) Warga Desa Napalan Kecamatan Talo Kecil terbakar.

Kebakaran di Manna terjadi Sabtu (24/4), sekitar pukul 12.00 WIB, di ruas jalan Manna-Kaur tepatnya di Kelurahan Kayu Kunyit Kecamatan Manna. Adapun korbannya ruko milik Suwardi (55) atau biasa di sapa Pak Bona. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun ruko dua pintu tersebut hangus dan korban mengalami kerugian sekitar Rp 150 juta.

Suwardi menuturkan, saat kejadian dirinya dan istri sedang berada di rumah. Dirinya dan sang istri baru selesai mandi, karena baru selesai memasak kripik. Namun tiba-tiba anaknya melihat asap pertama kali muncul bagian dapur. Dengan adanya percikan api tersebut, anaknya meminta tolong kepada dirinya. Selanjutnya, dirinya meminta tolong bantuan kepada warga sekitar untuk memadamkan Api. Hanya saja karena api begitu cepat membesar dalam waktu cepat api sudah menjalar ke atap bangunan dan menghanguskan seluruh bangunan ruko.

“Apinya sangat cepat. Kami saat itu kaget. Warga sudah berusaha maksimal membantu memadamkan api, namun bangunan ruko kami hangus,” ujar Suwardi sedih seakan tak percaya rukonya terbakar.

Kepala Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran BS Erwin Muchsin SSos mengatakan setelah mendapat informasi ada kebakaran. Dirinya langsung menerjunkan 3 unit mobil pemadam kebakaran. Petugas bersama warga bahu membahu memadamkan api. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.30 Wib.

“Tiga unit mobil PBK kami kerahkan memadamkan api tersebut,” ujarnya.

Kapolres BS, AKBP Deddy Nata SIK melalui Kapolsek Manna Ipda Davinsi mengatakan, polisi sudah turun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Penyebab pastinya kebakaran tersebut belum diketahui. Dugaan awal penyebabnya dikarenakan Kompor masak yang lupa dimatikan,” ujar Davinsi.

Disisi lain, malang yang dialami oleh Herman (67) Warga Desa Napalan Kecamatan Talo Kecil. Sekitar pukul 02.00 WIB dini hari kemarin (24/4) rumahnya ludes dilahap api. Diduga api berasal dari korsleting listrik sehingga membuat percikan api hingga menimbulkan kebakaran tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian. Hanya saja, seluruh isi rumah korban ludes terbakar. Bahkan beberapa ijazah milik anak korban juga dilahap api dan satu unit motor milik korban juga habis terbakar.

“Tidak ada yang bisa diselamatkan, baik sepeda motor maupun beberapa ijazah, tetapi Alhamdulillah semuanya selamat. Cuma bapak saya yang mengalami luka bakar di bagian kepala dan lengan,” ungkap Erlan Anak Korban saat dimintai keterangan.

Api baru dapat dipadamkan satu jam kemudian. Seluruh warga dengan bantuan unit pemadam kebakaran akhirnya berhasil memadamkan api yang awalnya berasal dari bagian dapur tersebut.

Sementara itu melalui pesan WhatsApp, Kapolsek Talo Iptu Sodri MM membenarkan kebakaran tersebut. “Saat ini masih dalam proses penyelidikan. Kita masih mencari apa penyebab kebakaran tersebut,” pungkasnya. (333/369)