Ruang Isolasi Covid-19 RSMY Minim, Hanya Ada 13 Ruangan

FOTO RIFKY/BE – Hamka Sabri Saat mengunjungi posko pelayanan Covid-19 di halaman RS M Yunus

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Ruang isolasi yang disiapkan untuk merawat pasien virus corona atau covid-19 di RS. M YUNUS masih minim. Hanya 13 ruang isolasi.

Direktur Utama Rumah Sakit M Yunus (RSMY) Bengkulu Zulki Maulub Ritonga menyebut, pihaknya saat ini hanya menyediakan sebanyak 13 ruangan isolasi untuk pasien covid-19.

Ruang isolasi ini disiapkan sesuai dengan standar penanganan pasien covid-19 yang ditetapkan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Baik itu peralatan medis dan juga sirkulasi udara di dalam ruangan.

“Kita sudah menyiapkan alternatif ruangan kalau terjadi lonjakan yang hebat bisa sampai 100 tempat tidur,” ujar Zulki, Rabu (18/3).

Sementara itu, Zulki Maulub Ritonga mengatakan pihaknya telah membuka posko layanan pemeriksaan dan konsultasi gratis bagi masyarakat terkait virus korona jenis baru atau Covid-19.

“Untuk sementara kita buka dulu dari pagi sampai sore. Kalau 24 jam kita ada IGD. Sebenarnya petugas poskonya adalah petugas IGD kita juga,” jelasnya.

Sementara itu, Sekda Prov Bengkulu Hamka Sabri mengatakan, ini sudah dibentuk posko di halaman RSMY dengan tujuan bila ada masyarakat yang pulang dari luar daerah dan memiliki keraguan seperti tidak enak badan, bisa berkonsultasi ke posko.

“Posko difungsikan untuk berkonsultasi serta meminta informasi apa itu virus corona, kita akan memberikan satu pintu supaya tidak ada salah informasi,” ujarnya Hamka saat mengunjungi posko Covid-19 di halaman RSMY.

Dilanjutkan Hamka, saatbini virus korona tidak sampai masuk ke Bengkulu, dan Bengkulu masih dalam keadaan zero. “Kita berharap informasi kita terpusat kepada Dirut RSMY dan Kabid Pelayanan Medis,” jelasnya.

Selain itu pihaknya juga memberikan masker di posko guna bisa digunakan kepada masyarakat sebelim melakuakan konsultasi nantinya. (CW1)