RTLH Bukan Proyek Pilkades

TALANG EMPAT, BE- Dinas Sosial bakal mengevaluasi pelaksanaan proyek RLTH. Sebab selama ini proyek ini sering dimanfaatkan calon kepala desa saat Pilkades untuk mendulang suara masyarakat. Padahal RLTH ini bukanlah proyek Pilkades, melainkan murni kegiatan milik Dinas Sosial untuk mengurangi angka kemiskinan.

Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi, H Amirul mengatakan bakalĀ  memeriksa betul data Penerima RTLH. Karena umumnya, data penerima RTLH digunakan untuk Proyek Pilkades. “Biasanya terkait politik Pilkades, namun akan verifikasi lagi. Meski sejauh ini belum ada ditemukan penerima bukan kalangan miskin,” kata Amirul.

RTLH program Kemensos yang diusung untuk mengurangi beban kemiskinan disebuah daerah. Sehingga mereka yang dinyatakan sebagai penerima RTLH haruslah betul-betul warga miskin, bukan pemalsuan data.

“Kami sudah mengajukan usulan ke Kemensos RI tinggal menunggu hasilnya. Saya belum dapat pastikan jumlahnya. Namun proposal sudah kami kirim,” katanya.

Saat ini jelas Amirul, RTLH belum terealisasi karena terkendala di pusat. Dinsos sudah berusaha mendapatkan kuota RTLH. Namun sayangnya sejauh ini belum terealisasi.

Sementara Sekdes Karang Tinggi, Muin membantah bila data penerima RLTH yang diserahkan ke Dinas Sosial adalah proyek Pilkades. Menurutnya data yang diberikan itu sesuai kenyataan di lapangan. Bahkan pendataan itu dilakukan langsung Petugas Dinsos. “Petugas Dinas Dinsos lihat sendiri rumah warga miskin itu, jadi tak bisa dimanipulasi, bisa dibuktikan sendiri. Justru warga sangat berharap RTLH itu terealisasi,” tukas Muin. (**)