RSUD ‘Bersihkan’ Karyawan Titipan

Peserta tenaga kontrak RSUD Tais saat menjalani ujian tertulis sebagai bagian dari seleksi perekrutan karyawan RSUD Tais yang baru.
Peserta tenaga kontrak RSUD Tais saat menjalani ujian tertulis sebagai bagian dari seleksi perekrutan karyawan RSUD Tais yang baru.

TAIS, Bengkulu Ekspress – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah Tais, Kabupaten Seluma menyikapi adanya tudingan banyaknya tenaga kontrak medis “titipan” di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Seluma tersebut. Dengan melakukan seleksi terhadap tenaga medis yang dibutuhkan. Guna membersihkan RSUD Tais dari karyawan titipan dimaksud. Dipastikan sebanyak 165 orang diterima sebagai tenaga kontrak bila lulus dari serangkaian tahapan seleksi yang dilaksanakan.

“Ini guna mengatasi titipan. Mereka yang diterima yang memang memiliki skill dalam bidang ilmu masing-masing. Awal Februari ini akan mulai bekerja sebagai tenaga kontrak,” tegas Direktur RSUD Tais dr Wiwit Wulandari kepada Bengkulu Ekspress kemarin (17/1).

Pada 2017, tenaga medis di RSUD Tais, yang berjumlah 223 orang menjadi sorotan. Jumlah itu dinilai terlalu gemuk sehingga pada 2018 ini harus dikurangi menjadi 165 orang. Pengurangan ini berdasarkan analisa dari tim Akreditasi, menindak lanjuti anjuran dari BPK serta Tim RSUD Tais sendiri. Seleksi yang dilakukan terdiri dari tiga tahapan untuk perekrutan tenaga medis. Mulai dari perawat, bidan, Ahli gizi, apoteker hingga sopir dan petugas kebersihan.

Antusias honorer mengikuti seleksi karyawan RSUD Tais cukup besar jumlah pendaftar mencapai 328 orang. Setelah dilakukan seleksi administrasi dan berkas diperolehlah sebanyak 298 orang yang dinyatakan berhak Wiwit menambahkan, sebanyak 40 orang yang saat ini bertugas diperbantukan sebagai tenaga medis untuk menjalani pelayanan. Mereka tetap harus mengikuti sekeksi yang dilakukan. Mereka hanya bertugas sementara, belum tentu juga diterima sebagai karyawan RSUD Tais. (333)