RSUD Belum Miliki Listrik dan Air Bersih

KEPAHIANG, BE – Bangunan RSUD Kepahiang di Tebat Monok Kepahiang memang berdiri megah. Sayangnya, di tengah kemegahan itu rumah sakit itu belum beroperasi. Kendalanya belum ada aliran listrik, sarana air bersih dan pagar. “Sekarang jaringannya sudah ada tetapi listriknya belum dialiri. Sarana air bersih juga sampai dengan saat ini belum ada, ditambah lagi dengan tidak adanya pembatas. Ditakutkan kondisi rumah sakit malah tidak aman,” ujar Direktur RSUD Kepahiang dr Sazili SPOG saat menemani Komisi I DPRD Kepahiang meninjau bangunan RSUD. Bila dipaksakan pindah tanpa listrik dan air bersih, justru akan membuat pelayanan kesehatan terganggu.”Kalau sarana pendukung tersedia kita akan segera pindah,” katanya.

Ia mengaku optimis tahun ini pengerjaan rehab RSUD baru yang mengalami kerusakan akibat gempa beberapa waktu lalu akan tuntas.”Kita juga ingin bergegas pindah,” imbuhnya. Sementara itu, Wakil Komisi I DPRD Kepahiang Drs Ahmad Rizal MM menyampaikan pihaknya selaku yang membawahi manajemen RSUD Kepahiang akan melakukan pemanggilan terhadap beberapa SKPD seperti ESDM, PU dan juga Dinkes. Pihaknya akan meminta kepastian kapan sarana listrik dan air bersih bisa dilengkapi. Sebab RSUD lama di daerah Pasar Kepahiang sudah sempit. Kadang kala para pasien harus berdasak-desakan. “Kita mengharapkan agar instansi terkait bisa fokus pengerjaan rehab RSUD ini sehingga nantinya bisa cepat ditempati. Karena pelayanan kesehatan masyarakat sudah sangat dibutuhkan masyarakat Kepahiang. Apalagi membangun RSUD baru ini daerah mengeluarkan anggaran yang besar sehingga sudah sepatutnya pengerjaannya dipercepat sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat bisa langsung diberikan,” tandas Rizal. (505)