RSJKO Soeprapto Bengkulu Belum Terima Pasien Caleg Stres

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Pasca pemilihan umum serentak 17 April 2019. Hinggq saat ini, Rumah Sakit Jiwa Ketergantungan Obat Soeprapto (RSJKO) Bengkulu, belum menerima pasien caleg (calon anggota legislatif) yang stres akibat gagal atau tidak terpilih menjadi wakil rakyat.

Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Jiwa Ketergantungan Obat Soeprapto (RSJKO) Bengkulu, dr Chandrainy Puri mengatakan kepada bengkuluekspress.com, Selasa (23/4/19), kemungkinan adanya caleg depresi sangat minim. Karena, saat pemeriksaan kejiwaan sebelum pemilu berlangsung para kandidat menunjukan hasil mental yang kuat menghadapi kegagalan menjadi caleg.

“Sampai saat ini kita belum terima pasien caleg stres atau gangguan jiwa ringan, sedang ataupun berat pasca pemilu ya. Di Bengkulu mental calegnya kuat-kuat dan memang sudah siap kalah juga,” terangnya.

Menurut dr Chandrainy, RSJKO Soeprapto Bengkulu, juga siap menerima dan melayani apabila nantinya ada pasien yang stres akibat gagal caleg. Apalagi saat ini RSJKO juga sudah memiliki 3 dokter ahli yakni dokter ahli gangguan jiwa dan dokter ahli psikiater.

Ditambahkan Dirut RSJKO tersebut, selama beberapa kali pemilu anggota legislatif di Bengkulu, memang belum pernah menerima pasien gangguan jiwa akibat gagal terpilih. Namun pada Pemilu sebelumnya, ia mendapat informasi dari RSJ Bogor kalau ada pasien caleg dari Bengkulu yang berobat di sana.

“Ya mungkin mereka malu untuk berobat di Bengkulu dan memutuskan berobat di Bogor. RSJ Bogor menginformasikan ke kita. Oh ini ada pasien gagal caleg dari Bengkulu,” tutupnya. (Imn)