RS Gading Medika Bengkulu Diminta Berikan Pelayanan Prima

FOTO IST/BE – Waka III DPRD Provinsi Bengkulu, Hj. Erna Sari Dewi, SE yang sempat melakukan kunjungan langsung ke RSGM yang terletak di Lingkar Barat Kota Bengkulu, Senin (28/10).

Bengkulu, Bengkuluekspress.com – Keberadaan Rumah Sakit Gading Medika (RSGM) yang sudah mulai beroperasi diminta dapat memberikan pelayanan kesehatan yang prima pada masyarakat. Hal itu disampaikan Waka III DPRD Provinsi Bengkulu, Hj. Erna Sari Dewi, SE yang sempat melakukan kunjungan langsung ke RSGM yang terletak di Lingkar Barat Kota Bengkulu, Senin (28/10).

“Kita tetap memberikan apresiasi dengan mulai beroperasinya RSGM yang merupakan salah satu RS swasta. Kita tetap mengingatkan, pihak ataupun manajemen RSGM harus bisa memberikan pelayanan yang baik dan prima kepada masyarakat, khususnya masyarakat di Provinsi Bengkulu. Sehingga masyarakat benar-benar mendapatkan manfaat, pada saat ke RSGM,” kata Erna kepada Bengkuluekspress.com usai rapat paripurna, Senin (28/10).

Menurut politisi NasDem itu, dengan bertambahnya RS swasta di Provinsi Bengkulu, Ia meyakini berdampak positif terhadap peningkatan pelayanan kesehatan. Dalam kunjungan tadi saya juga sempat memantau fasilitas kesehatan, yang kondisinya lumayan baik, dan nyaman.

“Tapi itu tadi, percuma fasilitas baik kalau pelayanan kurang, makanya dari segi pelayanan tetap kita ingatkan dan menjadi fokus perhatian,” tegas Erna.

Direktur RSGM, dr. Priyonoto

Sementara itu, Direktur RSGM, dr. Priyonoto mengatakan, RSGM mulai beroperasi sejak 1 Oktober lalu. Tentu saja, setelah mengantongi izin ataupun rekomendasi sebagaimana aturan yang berlaku.

“Sejauh ini beberapa pelayanan kesehatan sudah kita buka, seperti Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 Jam. Kemudian 4 pelayanan dasar spesialis, seperti bedah, anak, kandungan, dan poli gigi,” katanya.

Terkait BPJS, Priyonoto mengakui, untuk sementara ini pihaknya belum melayani BPJS. Namun tetap direncanakan kedepan RSGM bisa melayani pasien BPJS.

“Terkait tenaga medis, kita memiliki 147 orang. Mulai dari dokter spesialis, dokter umum, perawat, bidan, dan tenaga-tenaga lainnya. Kita tetap mengutamakan pelayanan prima,” tutup Priyonoto. (HBN)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*