RPJMD Jadi Acuan Pembangunan Lima Tahun

RIZKY/Bengkulu Ekspress Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi didampingi sejumlah tamu undangan menabuh dol pertanda sosialisasi RPJMD Kota Bengkulu diresmikan

Wawali Buka Sosialisasi  Perda RPJMD KOta Bengkulu

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi SE MM membuka sosialisasi Perda nomor 1 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bengkulu tahun 2019-2023 di Hotel Raffles City Pantai Panjang Kota Bengkulu, Kamis (27/6).

Wawali mengatakan RPJMD tersebut merupakan turunan dari visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu, tidak heran jika RPJMD dijadikan acuan untuk melakukan pembangunan lima tahun kedepan. Sejumlah visi dan misi yang dimaksud diantaranya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, mewujudkan percepatan pembangunan infrastruktur perkotaan, mewujudkan masyarakat cerdas, sehat dan berakhlak mulia serta membangkitkan ekonomi kreatif dan iklim usaha yang kondusif.

“RPJMD ini turunan dari visi misi Walikota dan Wakil Walikota. Kita sudah paparkan beberapa visi misi kita, ini akan jadi acuan pembangunan lima tahun kedepan,” jelas Wawali.

Wawali juga menyampaikan di Kota Bengkulu tata kelola pemerintahan belum optimal, alat transportasi belum optimal, rumah tangga miskin huniannya belum terstandarisasi, akses kualitas pendidikan belum memadai, pemberdayaan sosial belum optimal, belum optimalnya pertumbuhan ekonomi, menurunkan kualitas lingkungan hidup karena antara ruang terbuka hijau dan bangunan tidak seimbang.

Masalah Sanitasi lingkungan juga hrus dibenahi. Serta tingginya tingkat kemiskinan juga harus dibenahi, meski kemiskinan di Bengkulu sudah turun menjadi 18 persen dari sebelumnya 19,8 persen. Dengan adanya RPJMD tersebut diharapkan tahun 2020 nanti semua kekurangan tersebut bisa ditingkatkan.

“Beberapa hal yang belum optimal tersebut semoga kedepan bisa semakin baik. Tentu saja dengan dukungan seluruh perangkat daerah,” imbuh Wawali.

Kepala Bapelitbang Kota Bengkulu, H Firman Romzi mengatakan nantinya OPD akan menyusun rencana strategis yang mengacu pada RPJMD. Semua akan disusun termasuk rencana aksi yang akan disusun tim percepatan. Kedepan sejumlah kegaitan juga akan dilakukan mulai dari sumber dana yang berasal dari ABPD Kota dan ABPN serta dana kelurahan. “Penataan kawasan kota serta membuat pusat kuliner malam. Yang juga menjadi perhatian kedepan adalah masalah kemiskinan,” jelas Firman.

Sosialisasi RPJMD tersebut diikuti sebanyak 400 undangan yang terdiri dari unsur forkopimda, DPRD Provinsi Dapil Bengkulu serta pejabat dari Bengkulu Tengah dan Seluma.(167/pkt)