Rp 6 Juta Hilang

Korban yang kehilangan uang Rp 6 juta miliknya sedang berada di warung.

TAIS, Bengkulu Ekspress– Kasus pencurian kembali terjadi di wilayah hukum Polres Seluma, kemarin (12/9), sekitar pukul 21.00WIB. Kali ini korbannya Heriawan (45), warga Kelurahan Talang Dantuk Kecamatan Seluma. Saat Heriawan sedang mengikuti pengajian di Masjid yang hanya berjarak 200 Meter dari rumahnya, justru rumahnya disatroni pencuri. Akibatnya uang sebesar Rp 6 Juta yang disimpan di dalam lemari pakaian di kamar korban hilang.

“Habis Salat Magrib saya ikut pengajian di Masjid paling hanya dua jam lamanyo. Pas balik ke rumah melihat pintu dari dapur ke ruang keluarga sudah terbuka. Saat diperiksa kondisi kamar sudah acak-acakan,” terang Heriawan kepada Bengkulu Ekspress.

Dijelaskan korban, pencuri tersebut masuk ke rumahnya melalui pintu belakang yang terhubung langsung ke dapur rumahnya. Dari dapur menuju ruang keluarga juga dibatasi oleh pintu, demikian juga kamarnya.”Tiga Pintu itu dicongkel semua, sepertinya menggunakan linggis atau sejenisnya, karena masih ada bekas congkelannya di pintu tersebut,” ujarnya.



Saat kejadian tersebut tidak ada orang di rumah korban. Istri korban sedang berobat terapi ke Kota Bengkulu dan Dua orang anaknya sedang mengikuti kegiatan kemah di Sekolahnya. “Sebelumnya saya tidak tahu kalau yang hilang uang Rp 6 Juta tersebut. Karena yang menyimpan uang itu istri saya. Jadi tahu uang tersebut hilang saat istri saya pulang ke rumah kemarin,”jelas Heriawan.

Atas kejadian tersebut korban langsung melapor ke Polres Seluma, dengan harapan pelaku yang diperkirakan orang dekat ini segera ditangkap.Terpisah Kapolres Seluma Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Jeki Rahmat Mustika, Sarjana Ilmu Kepolisian (SIk) melalui Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat (Kasubag Humas) Inspektur Satu (Iptu) Edi Sunaryo mengatakan, saat ini polisi sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Mudah-mudahan dalam waktu dekat pelaku dapat segera dibekuk.

“Kalau dilihat dari barang yang diambil tersebut, dugaan sementara memang bukan orang jauh. Tapi untuk pastinya kita akan selidiki dulu, nanti jika pelaku sudab tertangkap, semua terjawab,” sampai Edi Sunaryo.(333)