Rp 17 M untuk Banjir dan Erosi

BengkuluMUKOMUKO, Bengkulu Ekspress – Ancaman banjir di pemukiman penduduk dan erosi sungai yang semakin mengancam segera ditanggulangi. Pada 2017 ini Pemerintah Kabupaten Mukomuko telah menyiapkan anggaran mencapai Rp 17 miliar untuk penanggulangan banjir dan longsor tersebut.

”Anggaran yang telah diplotkan Rp 17 miliar, bersumber dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) maupun dana alokasi khusus (DAK),” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mukomuko Apriansyah ST MT melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Sunaji ST kepada Bengkulu Ekspress kemarin (19/1).

Anggaran miliaran rupiah itu, kata Sunaji, secara global untuk kegiatan di lahan rawa. Contohya pemanfaatan lahan rawa yang tidak produktif menjadi produktif. Jika lahan rawa tersebut selama ini tidak dapat ditanami akibat tidak tersedianya jaringan irigasi, maka dibangun jaringan irigasinya. Lahan rawa yang selama ini menjadi ancaman banjir diupayakan penanggulangannya, supaya air tidak lagi menggenangi pemukiman penduduk.

Selain itu, juga digunakan untuk kegiatan bidang irigasi, seperti peningkatan rehabilitasi daerah irigasi yang sudah ada dan menjadi kewenangan kabupaten. Untuk menanggulangi erosi sungai dibangun penahan, seperti tanggul ataupun sejenisnya. Teknisnya lebih lanjut tengah dilakukan perencanaan matang, agarĀ  pekerjaan fisik itu nantinya berjalan dengan baik dan tepat waktu. (900)