Rp 1 miliar untuk Putra Terbaik

Bupati. Wabup, Kak Seto dan Ketua DPRD Benteng saat berfoto bersamaBENTENG, BE – Pemerintah Daerah Bengkulu Tengah (Benteng) kembali menganggarkan dana hibah sebesar Rp 1 miliar. Dana ini untuk membantu pendirian dan peningkatan Fakultas Ilmu Kedokteran (FK) di Universitas Bengkulu. Sekaligus untuk biaya kuliah bagi 2 orang putra/putri terbaik yang terpilih sebagai utusan Pemkab Benteng berkuliah di Fakultas Kedokteran Unib tersebut.
Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Edi Ermansyah PH.d mengatakan,”Tiga tahun sebelumnya program ini dinamakan beasiswa kedokteran Pemkab Benteng. Tahun ini namanya diubah menjadi hibah ke unib, tolong digarisbawahi bukan beasiswa kedokteran untuk mahasiswa dari Benteng,”
Alokasi dana hibah ini dari pos bantuan sosial (bansos) harus disertai dengan laporan pertanggungjawaban (LPj) penggunaan dari dana hibah itu.
Edi menjelaskan, selama ini orang sering salah mengartikan, timbal balik dana hibah direalisasikan Pemda mengirimkan 2 mahasiswa yang ditentukan melalui seleksi. Bukan beasiswa yang disebutkan selama ini, mengingat dana dialokasikan tidak secara langsung kepada mahasiswa bersangkutan, namun langsung ke Unib.
“Beasiswa untuk siswa, kalau ke Unib artinya dana hibah,” terangnya.
Ia menambahkan, sebelum melanjutkan program pemberian dana hibah tersebut, harus dilengkapi dengan kerjasama lebih dulu antara Pemda dengan Unib. Disertai dengan Memorandum Of Understanding (MoU), sebagai hitam di atas putih antara Unib dengan Pemda Benteng, serta pelengkap LPj akhir tahun.
“Untuk tertib administrasi, ya harus jelas prosedurnya,” kata Edi.
Dua mahasiswa yang dikirimkan dari Benteng, harus dapat menyelesaikan pendidikan diprogram kedokteran selama 5 tahun. Setelah tuntas menyelesaikan sekolah fakultas kedokteran, mereka harus kembali ke Pemda. “Pemerintah nanti membuatkan Jutlak dan Juknisnya, kalau sudah ada, maka putra putri Benteng diseleksi,” tutupnya.(111)