Rohidin Mersyah: Hari Raya Idul Adha, Maknai dengan Ikhtiar Tanpa Batas

RIO/BE
KHOTBAH IDUL ADHA: Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menjadi khatib shalat idul adha di masjid Raya Baitul Izzah, Jumat (31/7).

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Hari Raya Idul Adha ditengah wabah covid-19, tahun ini tetap berjalan dengan khidmat. Termasuk salat ID di halaman Masjid Baitul Izzah tetap mematuhi protokol kesehatan covid-19. Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah yang menjadi khatib dalam salat Id tersebut menegaskan, Hari Raya Idul Adha ini harus dimaknai dengan ikhtiar tanpa batas.

Hal tersebut seperti yang dilakukan pada masa perjuangan Nabi Ibrahim AS saat itu. “Sebagaimana kisah Nabi Ibrahim AS yang melakukan kegiatan ikhtiar tanpa batas,” ujar Rohidin kepada BE, usai melakukan salat Id di Masjid Baitul Izzah Bengkulu, Jum’at (31/7).

Dijelaskan Rohidin, perjuangan Nabi Ibrahim AS bisa terus menjadi panutan umat manusia. Karena Nabi Ibrahim AS sangat teruji dalam situasi apapun. Termasuk dalam tekanan keras sekalipun, Nabi Ibrahim AS tetap bisa survive atau bertahan. “Bahkan Nabi Ibrahim AS bisa tetap berfikir rasional,” tambahnya.

RIO/BE
SHOLAT IDUL ADHA: Warga Kota Bengkulu mengikuti sholat idul adha di Masjid Raya Baitul Izzah Kota Bengkulu dengan mengikuti protokol kesehatan pencegahan covid-19, diantara menjaga jarak dan menggunakan masker, Jumat (31/7)

Setiap kondisi apapun, rintangan apapun, ujian apapun, Nabi Ibrahim AS tetap iklas menjalankan semuanya. Untuk itu, menurut Rohidin, ketika semua pekerjaan apapun dijalankan dengan iklas, maka keberhasilan akan didapatkan. “Semua akan berbuah manis, insyallah keberhasilan dalam sebuah perjuangan pasti kita dapatkan,” tutur Rohidin.
Sifat Nabi Ibraham AS tersebut, bisa dijalankan pedoman bagi setiap umut muslim. Sehingga ketika dalam ujian apapun, semua bisa tetap bertahan dan iklas menjalankan semuanya.

“Semoga sifat Nabi Ibrahim AS ini bisa menjadi pedoman untuk kita semua,” ujarnya.
Sementara itu, dalam perayaan Idul Adha tersebut, gubernur juga menjalakan ibadah kurban di beberapa titik di Provinsi Bengkulu. Seperti di Kota Bengkulu, lokasi kurban ada di Kelurahaan Lempuing dan masjid di dekat pribadi gubernur jalan Sadang Lingkar Barat Kota Bengkulu. Tidak hanya itu, hewan kurban juga disembelih di Kabupaten Bengkulu Selatan, tepatnya di rumah orang tua gubernur Bengkulu. “Ada di Sekretariat, lalu di Balai Raya Semarak, di Curup, Lebong dan beberapa titik lainnya di Provinsi Bengkulu,” tutur Rohidin.

Ibadah hewan kurban yang dilakukan itu, selain menjadi nilai ibadah, juga sebagai bentuk sapa kepada masyarakat di Provinsi Bengkulu. Karena mungkin selama ini, gubernur belum bisa bertemu langsung kepada semua masyarakat Bengkulu. “Paling tidak dengan kita sebar, masyarakat bisa tersapa dengan kami pada perayaan Idul Adha ini,” tandas Rohidin. (151)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*