Rohidin Belum Putuskan Maju dan Pasangan Pada Pilgub Bengkulu

Foto IST/ BE – Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah berfoto bersama anggota DPRD Provinsi Bengkulu disela rapat Paripurna Istimewa Dengan Agenda Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Dalam Rangka HUT Ke-75 Kemerdekaan RI, di DPRD Provinsi Bengkulu, Jumat (14/8).

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Meski sebagai petahana bakal calon Gubernur Bengkulu pada Pilkada 2020 mendatang, Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah belum mau memutuskan maju atau tidaknya dia dalam event akbar di Provinsi Bengkulu itu. Hal itu diungkapkan Rohidin, ketika diwawancarai terkait rekomendasi dari partai Golkar dan koalisi parpol, Jumat (14/8).

“Kita ikuti saja perkembanganya, lah saya saja belum memutuskan maju atau tidak maju,” kata Rohidin sambil tersenyum usai menghadiri rapat Paripurna Istimewa Dengan Agenda Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Dalam Rangka HUT Ke-75 Kemerdekaan RI, di DPRD Provinsi Bengkulu, Jumat (14/8).

Rohidin menjelaskan, kepastian maju atau tidak dirinya diputuskan pada pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada September mendatang. Begitu juga dengan pasangan pendamping, jika dirinya memutuskan maju nantinya. “Saat ini, kita masih memfokuskan diri untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke -75 RI,”cibir Rohidin.

Sebelumnya, Wakil Ketua Bidang Informasi dan penggalangan opini DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu H. Zulkarnain Kaka Jodho, mengatakan bahwa, dimana ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu sendiri yang juga petahana Gubernur Bengkulu Dr H. Rohidin Mersyah dipastikan kembali akan maju dalam Pilkada Gubernur (Pilgub) Bengkulu. Untuk itu, DPD Partai Golkar Provinsi saat ini sedang mempersiapkan jadwal kegiatan deklarasi majunya Rohidin Mersyah sebagai Calon Gubernur (Cagub) Bengkulu.

Ketua DPW PKS Provinsi Bengkulu, H. Sujono, SP, M.Si mengatakan, berdasarkan komunikasi yang dilakukan pihaknya, sampai saat ini siapa yang bakal mendampingi petahana dalam Pilgub nanti masih belum putus. PKS sendiri diketahui sudah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) untuk mengusung incumbent, dan dalam SK itu memang belum ada pendamping atau Balon Wagubnya.(HBN)