RM Siap Bangkitkan Sepakbola Bengkulu

PS Bengkulu (2)

Belajar dari Pengalaman Besarkan PS Sriwijaya FC

BENGKULU, BE – Pengalaman calon Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti dalam memimpin PS Sriwijaya FC, Sumatera Selatan hingga sampai ke tingkat internasional menjadi poin plus. Tokoh merakyat yang sering disapa RM ini akan segera mengaplikasikan pengalaman tersebut untuk membangkitkan sepakbola di Provinsi Bengkulu hingga mampu berkompetisi ke tingkat internasional.

“Sebelumnya kita juga bersama-sama dengan teman di Sumatera Selatan untuk membangun dan membesarkan Sriwijaya FC. Kemudian Sriwijaya FC dapat mengangkat nama Sumatera Selatan hingga internasional. Oleh karena itu, dengan pengalaman yang ada, saya akan terapkan pengalaman ini di PS Bengkulu sehingga sepakbola kita dapat tergerak. Karena potensi-potensi pemain di Bengkulu ini, banyak yang handal-handal. Tinggal lagi dikembangkan melalui latihan-latihan dan penunjang yang lain. Dengan begitu sepakbola kita dapat go internasional,” terang RM kepada BE, kemarin.

Lebih lanjut kandidat nomor urut 1 ini memaparkan, naluri olahraga ada pada dirinya bukan timbul instan. Melainkan telah ditempa sejak kakaknya Syamsudin Djamal yang pernah menjadi pemain sepak bola dari Desa Kampung Melayu Curup Kabupaten Rejang Lebong. Kakeknya pun menceritakan bahwa pemain di Bengkulu khususnya Desa Kampung Melayu pernah mewakili Bengkulu di tingkat nasional. Sehingga RM mencoba untuk mengangkat kembali nama sepakbola Bengkulu ke tingkat internasional. “Oleh karena itu, legenda besar ini akan kita bangkitkan kembali, ketika saya nanti terpilih menjadi Gubernur Bengkulu pada 9 Desember mendatang,” ujarnya.
Tambahnya, untuk membesarkan PS Bengkulu tersebut, nantinya relawan yang akan akan mencoba untuk menghubungkan kepada PS Tobo Kito. Untuk diakrabkan dan dilatih bersama, sehingga pemain ini nanti dapat memaksimalkan kekuatan yang ada untuk kembali berkiprah membesarkan nama Provinsi Bengkulu.”Pemain kita harus bangkitkan kembali untuk menyusun kekuatan, sehingga mampu untuk bertarung dengan pemaini-pemain hebat lainnya,” tegas RM.

Sementara itu, untuk kendala sendiri, saat ini persepakbolaan di Provinsi Bengkulu masih banyak menemukan hambatan. Sehingga olahraga sepak bola yang banyak digemari masyarakat ini, menjadi tidak berkiprah. Salah satu kedandala mendasar, belum adanya fasilitas yang menunjung. Seperti stadion yang belum memenuhi standar internasional. Dengan belum adanya fasilitas penjang tersebut, membuat sepak bola di Bengkulu sulit untuk berkiprah hingga tingkat internasional.

“Artinya, stadion kita di Provinsi Bengkulu harus dibangun hingga ke kelas internasional. Kalau stadion kita tidak kelas internasional, pemain-pemain internasional juga tidak akan mau datang dan pemain kita sulit untuk berkembang. Selain itu event-event olahraga nasional juga tidak akan mau mengarah ke Bengkulu sebagai tua rumah. Sehingga bila saya nanti menjadi gubernur, stadion internasional harus segera diwujudkan,” tandas RM. (151)