Riri Minta Atlet Berprestasi Diberi Beasiswa

RIRI
=Foto  : Riri Damayanti John Latief

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Komite III DPD RI terus melakuan pengawasan dalam pelaksanaan Undang-Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional. Sejumlah persoalan telah dikumpulkan untuk dikerucutkan menjadi rekomendasi, seperti peningkatan sumberdaya manusia olahraga, pembinaan atlet, kebutuhan sarana prasarana dan sebagainya.

Senator muda Indonesia, Riri Damayanti John Latief mengungkapkan, selaku anggota Komite III DPD RI dia berharap agar momen Asian Games 2018 dapat menjadi ajang kebangkitan olahraga nasional.

Untuk itu, ia mengimbau pemerintah menyiapkan alokasi anggaran yang cukup besar sebagai penghargaan kepada para atlet yang berprestasi seperti yang diatur dalam UU Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional.

“Bukan hanya pemerintah pusat, tapi juga pemerintah daerah. Bentuknya bisa macam-macam, seperti beasiswa, asuransi, pekerjaan, jaminan hari tua, kesejahteraan, dan lain-lain. Ini pasti akan menjadi motivasi bagi atlet-atlet kita untuk meraih prestasi demi prestasi,” ungkap Riri kepada jurnalis.

Wakil Bendahara III Ikatan Keluarga Seluma, Manna, Kaur ini membeberkan, saat ini Komite III DPD RI tengah mendorong penyatuan program Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), khususnya dalam penyediaan infrastruktur keolahragaan dan pembinaan atlet.



“Tapi pemerintah daerah tetap bisa berinisiatif dengan menerbitkan Peraturan Daerah untuk mendukung peningkatan keolahragaan di daerah masing-masing dan menganggarkannya melalui APBD, khususnya dengan memperhatikan kesejahteraan atlet, sarana dan prasana,” ungkap Riri.

Namun, ia tak menampik adanya sejumlah persoalan yang harus dibenahi. Misalnya, adanya fasilitas olahraga yang tidak terawat dengan baik bahkan sudah mulai rusak dikarenakan tidak pernah atau jarang dipakai.

“Keluhan yang paling banyak saya dapatkan adalah terkait minimnya sarana dan prasarana keolahragaan serta pengelolaan organisasi keolahragaan. Masyarakat mengadukan pemerintah agak kurang dalam beberapa hal itu. Mudah-mudahan kendala ini tak menjadi halangan bagi atlet-atlet kita yang akan berlomba di Asian Games untuk meraih prestasi,” pungkas Riri. (151)