Ring Road Kekurangan Anggaran


DOK/Bengkulu Ekspress 
Pembangunan ring road Nakau-Air Sebakul, Kota Bengkulu masih berlangsung.

Gubernur Surati Menteri PUPR

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah melayangkan surat kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR) atas kekurangan anggaran pembangunan jalan ring road Nakau-Air Sebakul Kota Bengkulu. Kekurangan anggaran pembangunan khusus jembatan layang yang berada di jalan ringroad itu cukup besar, yakni Rp 12 miliar. “Kita sudah berkirim surat kepada Kementerian PUPR,” terang Rohidin kepada BE, kemarin (8/10).

Dijelaskannya, dalam penganggaran pembangunan jalan ringroad itu sebelumnya telah diketahui ada sisa anggaran sebesar Rp 10 miliar. Untuk itu, Rohidin meminta anggaran tersebut bisa ditambahkan tahun ini. Sehingga pembangunan jembatan layang tersebut bisa dilanjutkan. Mengingat targetnya tahun 2020 mendatang jalan ringroad itu bisa difungsikan. “Kalau bisa ditambahkan, artinya tahun ini bisa dilanjutkan pengerjaannya,” tambahnya.

Jika mendapatkan tambahan Rp 10 miliar, maka kekurangan anggaran Rp 2 miliar lagi, bisa dicarikan alternatif lainnya. Namun anggaran tersebut tetap dari APBN. Mengingat dalam penganggaran tidak diperbolehkan satu kegiatan dengan dua sumber anggaran. “Tambahan Rp 2 miliar kita carikan lagi nanti,” tegas Rohidin.

Rohidin mengatakan, harusnya pembangunan jalan ringroad itu tidak menjadi masalah ketika kekurangan anggaran. Sebab kekurangan anggaran itu terjadi atas kekurangan pancang beton dari rancangan sebelumnya. “Dari perencanaan ada perubahaan. Kondisi tanah yang berada di atas rawa itu memang susah diprediksi. Hitungan volumen panjang ternyata masih kurang, sehingga butuh usulan lagi,” ungkapnya.

Menurutnya, jalan ringroad itu sangat penting sekali dioperasikan. Karena dengan hadirnya jalan tersebut bisa memperpendek jarak transportasi angkutan barang dan bahan tambah ke pelabuhaan Pulau Baai Bengkulu. Termasuk menjadi solusi kendaraan angkutan dengan kepasitas berat tidak lagi masuk jalur jalan tengah kota.
“Kita tetap beroperasi, agar terget tahun depan, jalan itu bisa dioperasikan. Karena sekarang pembangunannya juga masih on the track,” tutup Rohidin. (151)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*