Ribut dengan Suami, Istri Minum Obat Nyamuk

racunACEH BESAR – Tak tahan terus menerus cek-cok dengan suaminya, MF ( ) nekat menghabisi riwayat hidupnya dengan minum obat anti nyamuk, Selasa (29/10).

Beruntung gerak cepat keluarga dan warga berhasil menyelamatkan wanita penduduk Desa Lamsie, Kuta Cot Glie, Aceh Besar tersebut.

Informasi dihimpun Rakyat Aceh (Grup JPNN) dari warga dan anak korban, MF ditemukan tergeletak di ruang kamar. Berada disamping terlihat gelas yang ketika diperiksa ternyata berisi cairan dari racikan obat anti nyamuk bakar yang telah digiling halus.

Keterangan Moly (23), anak korban, pada pagi sekira pukul 08.00 WIB mendengar orang tuanya ribut di dalam rumah. Saat itu dia berada di kamar mandi sedang mencuci baju.

“Urusan orang tua saya tidak ikut campur,” kata Moly enggan menerangkan penyebab pertengkaran orang tuanya.

Satu jam kemudian kondisi di dalam rumah mendadak sunyi. Tak lama dia dikejutkan adiknya yang masih berusia 3 tahun menangis keras. Saat masuk, bermaksud mendiamkan adiknya, dia melihat sang ibu sudah tergeletak di kamar.

Di samping ibunya  ada gelas sisa minuman, ternyata campuran dari obat nyamuk, diduga telah diminum.

“Saya lihat ibu saya sudah tidak sadarkan diri, badan teletang di dalam kamar. Saya yakin dia minum racun dibuat sendiri dari campuran obat nyamuk bakar,” sebut Moly sambil terisak.

Lebih lanjut ujar wanita yang sedang hamil tua ini, dirinya langsung berteriak memanggil tetangga, untuk menolong ibunya untuk dibawa rumah sakit.

Teriakan histeris Moly langsung saja seluruh warga Desa Lamsie, Kuta Cot Glie, heboh. Beberapa warga saat itu berada di sawah segera menghentikan kerja mereka mendatangi rumah korban. Begitu mereka yang berada di warung kopi dan saat itu ada di jalan berhamburan datang  kerumah tersebut.

Menurut pantauan Rakyat Aceh, obat nyamuk bakar sisa dia giling  berserakan di depan pintu MF. Gelas bekas tempat racikan terlihat di samping kepala korban yang saat itu pingsan.

Anak korban yang berusia 3 tahun terlihat masih terus menangis. MF langsung dilarikan kepukesmas terdekat oleh warga, mengunakan mobil pick-up untuk ditangani lebih lanjut.

Sementara Km (55) suami MF terlihat gelisah saat ditemui Koran ini di jalan kampong menuju jalan provinsi. Tak ada pembicaraan keluar dari mulutnya terkait usaha bunuh diri istrinya. Km merupakan suami kedua dari korban. Km kerja sebagai sopir angkutan umum antar provinsi.  (mag-53)