Ribuan Rumah di Bengkulu Tengah Tak Layak Huni

Foto : Kepala DPRKPP Benteng, Edy Hermansyah
Foto : Kepala DPRKPP Benteng, Edy Hermansyah

BENTENG, Bengkulu Ekspress – Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPRKPP) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) mencatat sebanyak 2.191 rumah di Kabupaten Benteng tidak layak huni.

Karena itu, ribuan rumah tersebut diusulkan untuk mendapatkan bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU dan PR) Bagian Penyediaan Perumahan.

“Dari 2.191 rumah tak layak huni, sebanyak 301 rumah akan direhab pada tahun 2017 ini. Sedangkan sisanya akan kembali kita usulkan ke pemerintah pusat agar bisa diberikan bantuan pada tahun 2018 mendatang,” ungkap Kepala DPRKPP Kabupaten Benteng, Edy Hermasnyah SSi MSc PHd, kemarin (30/5).

Dikatakan Edy, dari hasil kooordinas dengan pemerintah pusat, diketahui bahwa penyaluran bantuan bedah rumah ditahun 2018 mendatang tak lagi menggunakan sistem tuntas desa tunta kecamatan, melainkan secara merata sesuai dengan skala prioritas kebutuhan masyarakat di Kabupaten Benteng.

“Dari hasil koordinasi dengan pemerintah pusat,bantuan bedah rumah tak perlu lagi menggunakan sistem tuntas desa tuntas kecamatan. Sehingga, penyaluran bantuan tak lagi terfokus dan terpusat pada salah satu desa ataupun kecamatan tertentu. Sebab, ribuah rumah tak layak huni tersebar di 10 kecamatan di Kabupaten Benteng dan tak hanya terpusat pada Kecamatan Pondok Kelapa,” imbuhnya.

Berpedoman dengan ketentuan itu, Edy mengaku bahwa pihaknya tetap melakukan pendataan terhadap kondisi rumah warga kurang mampu di Kabupaten Benteng. Pihaknya pun meminta agar seluruh Kepala Desa (Kades) serta perangkat desa pro aktif dan segera mengusulkan bantuan tersebut secepat mungkin.

“Jika ada rumah warga yang memang tak layak huni, silahkan disampaikan agar segera kita usulkan untuk menerima bantuan bedah rumah,” pungkas Edy.(135)