Retribusi Sampah Minim

Sampah
Foto : IST

BINTUHAN, Bengkulu Ekspress– Pemasukan untuk menambah pendapatan asli daerah (PAD) melalui retribusi sampah rumah tangga di Kabupaten Kaur masih minim. Hal ini dikarena masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk membayar retribusi sampah rumah tangga ini.

“Partisipasi masyarakat sangat rendah, masyarakat Kaur berpikir bahwa petugas tidak tidak datang kerumah, sehingga warga tidak perlu bayar retribusi ini,” kata Kepala Badan Lingkungan Hidup (DLH) Kaur Syahril S Pd, kemarin (17/7).

Dikatakannya, secara teknis memang petugas tidak mendatangi satu persatu rumah masyarakat untuk mengambil sampah. Namun pihak petugas hanya menempatkan kontainer sampah dilokasi-lokasi tertentu, dan masyarakat membuang sampah mereka ketempat tersebut, dan kemudian petugas membawanya ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kecamatan Maje.



“Ini memang petugas tidak mengambil sampah langsung dari masyarakat, tapi kan secara prosedur masyarakat seharusnya memiliki kesadaran untuk tetap bayar retribusi,” ujarnya.

Ditambahkannya, ia berharap tingkat kesadaran masyarakat untuk membayar retribusi meningkat. Karena rendahnya tingkat kesadaran, pada akhirnya mempengaruhi kebiasaan masyarakat dalam membuang sampah, dan juga ini berpengaruh pada PAD Kabupaten Kaur. “Warga ini ingin sampahnya diangkut setiap hari, tapi kesadaran membayar retribusinya masih minim, tapi disini kita upayakan bisa diangkut setiap hari,” jelasnya.(618)