Retak Mudik Dapat Rp 1,9 M

TAK hanya di Desa Maju Makmur Kecamatan Penarik, Mukomuko yang mendapatkan dana hibah sebesar Rp 1,9 miliar dari Australia, tetapi juga Desa Retak Mudik Kecamatan Ipuh juga mendapatkan hibah yang sama.  Saat ini pembangunan sekolah menggunakan dana hibah tersebut telah dimulai pembagunan fisiknya.

“Tahun ini 2 desa yang mendapatkan bantuan hibah dari Australia untuk pembangunan unit sekolah baru (USB), yakni Desa Maju Makmur dan Retak Mudik,” ujar Kadispendikbud Pemkab Mukomuko, Hartoso dikonfirmasi BE, kemarin.
Diakuinya, hibah yang diperoleh dari Australia itu merupakan perjuangan yang sudah lama diusulkan dan baru terealisasi tahun ini. 2 desa yang mendapatkan dana hibah itu sebelumnya sudah memiliki ruang belajar yang dibangun oleh masyarakat desa tersebut dengan cara swadaya.

“Sebelumnya di desa itu telah ada ruang belajar yang dibangun secara swadaya. Alhasil pada tahun ini didua desa itu mendapatkan dana hibah dari Australia yang masing-masing Rp 1,9 miliar,” bebernya.

Desa yang saat ini tengah melakukan pembangunan fisik unit sekolah  baru  itu bakal dijadikan sekolah Negeri, yakni untuk di Desa Maju Makmur Kecamatan Penarik bakal SMPN 37 Mukomuko dan di Desa Retak Mudik dijadikan  SMPN 38.

“Kita sangat bersyukur mendapatkan dana hibah tersebut. Yang artinya  sekolah diwilayah Kabupaten Mukomuko akan bertambah dan tak hanya pembangunan gedung  dibangun melalui dana APBD dan APBN melainkan mendapatkan perhatian serius dari negara – negara lain seperti Australia,” demikian Hartoso.(900)