Residivis Curi HP di Bengkulu Selatan Dibekuk

Asri/BE
DIBEKUK : Residivis mencuri HP dibekuk saat mau service HP curiannya di salah satu counter di jalan Sudirman, Jumat siang ( 06/07/18).

 

KOTA MANNA, BE – Setelah menjalani hukuman di penjara, ternyata tak membuat De (32) warga jalan Letnan Tukiran, Pematang Bangau, Kota Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, bertaubat. Pada Jumat (6/7) siang sekitar pukul 13.05 WIB, dirinya malah kembali dibekuk anggota Satreskrim Mapolres Bengkulu Selatan (BS) di counter HP Vizta Zine, jalan dua jalur, jalan Sudirman, Kota Manna. Lelaki yag merupakan residivis kasus pencurian ini telah mengulangi perbuatanya. Dia mencuri satu unit handphone (HP) merk Vivo V7 warna hitam milik Gugun Setiawan (27), warga Desa Padang Kedondong, Tanjung Kemuning, Kaur.

HP tersebut hilang di kosan korban di jalan Veteran, Padang Kapuk, Kota Manna, Jum,at pagi disaat korban sedang salat subuh. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 3,5 juta. Korban pun melapor ke Mapolres BS.

Kapolres BS, AKBP Rudy Purnomo SIK MH melalui Kasat Reskrim,AKP Enggarsah Alimbaldi SH SIK mengatakan, terungkapnya De sebagai pelaku pencurian HP korban berawal Jumat (6/7), sekitar pukul 04.30 WIB. Disaat korban meninggalkan kostan dengan pintu depan dalam keadaan dikunci/grendel dari luar yang akan melaksanakan Salat Subuh di Masjid Al-Amin.

Hanya saja, saat korban kembali ke kost an, dirinya melihat pintu depan sudah dalam keadaan terbuka dan mengecek keadaan di dalam kostan ternyata 1 (satu) unit hp Vivo V7 warna hitam sudah tidak ada ditempatnya semula. Selanjutnya, korban bertanya kepada adiknya tentang HP tersebut. Adiknya tidak mengetahui dan tidak mendengar ada Orang yg masuk ke dalam Kostan. Sebab, saat itu, adik korban juga melaksanakan Salat Subuh
di kamarnya.

Atas kejadian yang menimpanya itu, lalu korban menghubungi sejumlah counter HP di BS dan memberitahukan, jika Hp nya hilang. Jika ada orang yang memperlihatkan HP seperti miliknya, korban minta diberitahu. Lalu sekitar pukul 10.30 Wib, tim Opsnal Polres BS mendapat informasi dari Counter Vista Zone ada seorang laki-laki yang merestart HP Vivo warna hitam. Sekitar pukul 13.05 WIB, diduga Pelaku datang untuk mengambil HP yang dimaksud.

“Melihat kami datang pelaku langsung berlari, namun belum sampai 100 meter dan lari, bisa kami bekuk,” katanya.

Adapun pengakuan dari De, sambung Enggar, dirinya sudah 5 kali mencuri GP sejak keluar dari rutan kelas II B Manna, BS. Adapun modus operandinya, De sering bermain ke tempat tempat pesta dan memantau situasi sekitar. Lalu disaat korban lengah, De menjalankan aksinya Begitu juga saat beraksi di rumah korban. Saat korban ke masjid, De Kemudian masuk ke dalam kostan dengan merusak grendel depan dan mengambil HP korban.

“Terduga pelaku ini sudah 5 TKP mencuri, saat ini sedang dalam proses pemeriksaan,” terang Enggar.

Gugun yang juga bekerja di counter Hadis cell, pemilik HP yang dicuri De menuturkan, setelah HP itu hilang, dirinya langsung menghubungi beberapa counter Hp besar yang ada di Kota Manna untuk mengecek nomor Imei pada Hp yang diservice orang.

Pasalnya, korban memasang kunci rahasia untuk membuka Hp. Sehingga, untuk menghancurkan kunci rahasia tersebut hanya dapat dilakukan konter resmi penyalur Hp tersebut.Tidak begitu lama, pelaku mendatangi Counter Vista Zone untuk service membuka kode rahasia Hp tersebut.

Petugas counter menerima dan meminta pelaku kembali lagi usai Salat Jumat. Karena butuh waktu untuk mengerjakannya. Pemilik counter yang sudah mendapat informasi pencurian tersebut, langsung menghubungi beberapa counter Hp lain untuk menyampaikan kepada pemiliknya.

Mendapat informasi tersebut, korban bersama warga sekitar langsung mengintai dari jarak dekat terhadap pelaku. Sesuai waktu yang dijanjikan pemilik Vista Zone, pelaku datang untuk mengambil Hp tersebut. Saat pelaku mengambil Hp langsung disergap korban dan warga. Pelaku sempat melarikan diri, namun berhasil dikejar warga dan korban bersama polisi yang juga ikut mengawasi lokasi.

“Setelah yakin HP hilang, saya menghubungi semua counter HP di BS, hingga akhirnya pelaku berhasil
dibekuk,” ujar Gugun. (369)