Reses Waka II DPRD Kota, Warga Minta Kantor Walikota Tetap di Bentiring

FOTO IST/ Waka II DPRD Kota Bengkulu, Alamsyah saat menggelar reses di Kelurahan Pematan Gubernur, Minggu (28/03).

BENGKULU, BE – Wakil Ketua II DPRD kota Bengkulu, Alamsyah MTPd menggelar reses di kantor Lurah Pematang Gubernur, Minggu (20/3). Dalam kesempatan tersebut, warga meminta Alamsyah menyampaikan permintaan warga kepada Walikota agar tetap mempertahankan keberadaan Kantor Walikota di Kelurahan Bentiring Permai.

“Kantor kan sudah ada, tinggal dikembangkan saja. Tanah masih luas. Mengapa harus pindah? Tolong Pak Alamsyah sampaikan ke Pak Wali (Walikota) supaya tidak pindah ke Air Sebakul,” minta salah seorang warga.

Menanggapi hal tersebut Alamsyah yang didampingi istri Tuti Ummu Rahman mengatakan belum ada kepastian terkait pemindahan Kantor Walikota di Kelurahan Pekan Sabtu, karena postur APBD Kota Bengkulu saat ini belum memungkinkan untuk membangun perkantoran baru. Ia menjelaskan, rencana tersebut belum akan terealisasi dalam waktu dekat karena masih membutuhkan proses panjang.

“Saya sampaikan bahwa proses itu masih panjang karena akan ada rekomendasi dari Gubernur serta persetujuan DPRD kota. Secara regulasi sebenarnya sudah terbentuk Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), namun untuk merealisasikan pemindahan area perkantoran itu masih dibutuhkan Perda Rencana Detil Tata Ruang (RDTR). Dalam RDTR itu nanti apa-apa saja yang dibangun harus jelas, karena menyangkut anggaran proyek perencanaan, proyek pembangunan pembebasan lahan dan seterusnya. Kita sampaikan sementara ini DPRD belum tahu rencana pembangunan itu. Dan sementara ini perkantoran masih tetap di Bentiring,” jelas Alamsyah.

Warga mengharapkan, pemerintah memanfaatkan lahan yang sudah dibebaskan di Kelurahan Bentiring yang dahulunya diwacanakan akan dijadikan pusat kota. Menurut warga, sejak ditetapkannya area di Bentiring sebagai pusat perkantoran telah memberikan dampak positif terhadap kemajuan perekonomian masyarakat sekitar. Mereka khawatir, jika nantinya diarea perkantoran tersebut dipindahkan suasana di Bentiring akan kembali seperti dahulu.

Warga juga mengharapkan pemerintah lebih memperhatikan terkait pembangunan infrastruktur seperti jalan, lampu jalan, drainase dan lain-lain yang pembangunannya belum merata.

Terkait aspirasi dan keluhan masyarakat tersebut, Alamsyah akan menampung aspirasi masyarakat untuk disampaikan ke pemerintah kota serta pihaknya akan mengkaji terkait rencana pemindahan perkantoran tersebut dengan mengaku kepada skala prioritas. Mengingat dari hasil reses nampak bahwa masih banyak warga yang menolak agar wilayah perkantoran dialihkan ke Air Sebakul. (Imn/Adv)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*