Renovasi Masjid Raya Dilanjutkan

Gambar : Ist

BENGKULU, BE – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu kembali melanjutkan renovasi bangunan Masjid Raya Baitul Izzah Padang Harapan, Kota Bengkulu. Renovasi tersebut dilanjutkan dengan menggunakan anggaran Rp 13 miliar tahun 2019 ini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu, Ir Mulyani mengatakan, lanjutan renovasi tersebut mulai dari bagian dalam hingga bagian luar, serta lapangan.

“Lelangnya sudah selesai, dan sekarang baru mulai rehab kembali,” terang Mulyani kepada BE, kemarin (7/7).
Dijelaskannya, lanjutan rehab tersebut dilakukan sebagai upaya gubernur untuk memperbaiki masjid yang sudah menjadi aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu itu. Pasalnya, sejak dibangun hingga kini, baru dua tahun terakhir ini mulai dilakukan perbaikan.

“Ini lanjutan dari tahun lalu. Jadi memang diguyur,” paparnya.

Tidak hanya pembangunan bagian masjid saja, untuk pagar juga dilakukan perehaban. Pembangunan pagar sendiri telah dianggarkan sebesar Rp 2,3 miliar. “Pagar juga mulai kita bangun,” tutur Mulyani.



Pada tahun ini, menurut Mulyani, tidak hanya Masjid Baitul Izzah saja yang direhab. Bangunan Balai Buntar dan Gedung Taman Budaya juga sudah dianggarkan untuk dilanjutkan rehabnya tahun ini.

“Untuk Balai Buntar itu gedungnya sudah selesai. Sekarang tinggal rehab pagar saja,” tegasnya. Termasuk melanjutkan penataan Lapangan Merdeka yang berada di sekitar View Tower, juga dilakukan. Dalam penataan tersebut akan dilakukan pembangunan sarana dan prasaran bermain dan panggung umum.

“Tahun ini memang banyak yang kita lanjutkan pembangunannya. Karena memang sudah kita mulai tahun lalu,” ungkap Mulyani.

Untuk bangunan View Tower, menurut Mulyani tahun ini pemprov sedang melakukan perencanaan. Rencananya akan direhab dengan anggaran sekitar Rp 7 miliar.

“Hasil kajian dari akademisi, memang tidak dilakukan perobohan. Jadi tahun depan kita lakukan rehab,” paparnya.
Dijelaskannya, saat ini pihaknya sedang menyusun DED untuk rencana rehab View Tower.

Dengan anggaran Rp 7 miliar itu, rehab yang akan dilakukan seperti perbaikan dinding tower, atap tower, fasilitas di dalam tower hingga posisi atas view tower. Termasuk mengaktifkan kembali lift yang sudah mati. Sehingga masyarakat bisa melihat Kota Bengkulu dari atas view tower.

“Nanti kita lihat, dengan anggaran segitu bisa sampai mana rehapnya,” tutupnya. (151)