Renovasi Masjid Agung Selesai 2020

foto berita elatakan batu pertama (3)
APRIZAL/Bengkulu Ekspress :
Bupati Bengkulu Utara, Ir H Mian didampingi Wakil Bupati Arie Septia Adinata dan Sekda Hariyadi melakukan peletakan batu pertama pembangunan menara Masjid Baitul Makmur Kabupaten Bengkulu Utara, kemarin (18/9).

ARGA MAKMUR, Bengkulu Ekspress – Upaya Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara (BU) melakukan renovasi Masjid Agung Kota Arga Makmur dimulai dengan peletakan batu pertama pembangunan menara, Selasa (18/9).

Renovasi Masjid Agung menggunakan dana APBD, khusus pembangunan menara Pemkab Bengkulu Utara melibatkan pihak swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Bupati Bengkulu Utara, Ir Mian mentargetkan, renovasi dan pembangunan menara masjid Agung selesai tahun 2020. Tentunya pembangunan akan dilakukan secara bertahap.

“Peletakan batu pertama ini merupakan tonggak pertama pelaksanaan renovasi Masjid Agung. Kita targetkan tahun 2020 selesai,” jelas Bupati Mian setelah selesai melakukan peletakan batu pertama pembangunan menara Masjid Agung.

Karena keterbatasan anggaran, perusahaan dilibatkan untuk membangun Kabupaten Bengkulu Utara melalui program CSR. Bupati menegaskan, Pemda sama sekali tidak menikmati uang dari perusahaan. Karena semua bantuan dari perusahaan dilarikan ke fisik bangunan. Nantinya saat akhir tahun akan ada laporan khusus yang menyebutkan berapa fisik yang tercatat dari program CSR.

“Pemda sama sekali tidak menikmati uang, karena semuanya dilarikan ke fisik,” imbuh Bupati.

Anggaran membangun menara diperkirakan menghabiskan dana Rp 750 juta. Semua proses pekerjaan akan melibatkan perusahaan, mulai dari fisik sampai konsultan. Pembangunan menara sendiri perusahaan paling besar peranannya yakni PT Sandabi Indah Lestari (SIL). Perusahaan lain juga berperan untuk membangun kabupaten BU.

Karena pilar untuk membangun daerah adalah pemerintah, masyarakat dan perusahaan.”Perusahaan harus dilibatkan, apalagi anggaran kita terbatas,” pungkas Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Kadis PUPR Bengkulu Utara, Heru Susanto ST MT dalam laporannnya menyampaikan terkait biaya pembangunan menara Masjid Agung Baitul Makmur.

“Total anggaran untuk pembangunan 2 menara totalnya mencapai Rp 1,3 Miliar,” ujarnya.

Selain itu, untuk program pembangunan sarana air minum dari sumur bor atau air permukaan Pamsimas III tahun anggaran 2018 mencapai Rp 2,3 miliar dari APBN dan Rp 448 juta dari APBD, yang terbagi di 14 desa yang ada di Kabupaten Bengkulu Utara.

Selain itu, Heru juga melaporkan dana kegiatan DAK Sanitasi tahun 2018 dengan total anggaran Rp 1,1 Miliar.



“Kegiatan ini untuk pembangunan IPAL Komunal di Desa Swang Lebar Kecamatan Kerkap, Desa Datar Macang Kecamatan Air Besi dan Desa Air Simpang Kecamatan Pinang Raya,” pungkasnya.

Peletakan batu pertama pembangunan menara mesjid Agung Baitul Makmur ini juga dihadiri Wakil Bupati Arie Septia Adinata dan Sekda Hariyadi, Kadis PUPR Kabupaten Bengkulu Utara Heru Susanto ST MT, jajaran Direksi PT Sandabi Indah Lestari, serta Anggota DPRD Bengkulu Utara, unsur Forkopimda Bengkulu Utara, Kepala OPD di lingkungan Pemkab Bengkulu Utara, BUMN dan BUMD.

Kegiatan tersebut sekaligus menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 H. Selain peletakan batu pertama, juga dilakukan MoU perjanjian oleh PT Sandabi Indah Lestari (PT SIL), penyerahan dana hibah yakni Pamsimas dan DAK Sanitasi serta pembagian CSR.(cw1)