Remas Dada Dokter, Oknum PNS Ditangkap

TUBEI, BE – Re (27), salah satu PNS di lingkungan Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Perhubungan (Disparbudhub) Kabupaten Lebong

terpaksa harus berurusan dengan polisi. Hal tersebut lantaran ulahnya telah meremas dada salah satu dokter PTT, Ms (26) dan bidan

PTT, Sr (24) di wilayah Kecamatan Padang Bano Kabupaten Lebong. Kejadian tersebut terjadi pada Senin (29/10) kemarin ketika dokter

dan bidan PTT tersebut hendak menuju arah Pasar Muara Aman.
Kapolres Lebong, AKBP Drs Supriadi melalui Kasat Reskrim AKP Abdu Arbain membenarkan adanya laporan tersebut. Dijelaskan Abdu,

berdasarkan pengakuan korban di depan polisi, kejadian tersebut terjadi ketika Sr yang berboncengan dengan Ms dengan kendaraan

roda dua melaju dari arah Padang Bano ke Pasar Muara Aman. Setiba di daerah Bukit Resam, muncul dari arah berlawanan Re dengan

mengendarai kendaraan jenis Yamaha Jupiter Z BD 4116 AC yang langsung mendekati korban sambil menjulurkan tangannya untuk memegang

dan meremas dada Ms. Sehingga hal tersebut sempat mengagetkan mereka hingga membuat korban berteriak dan nyaris jatuh dari

kendaraan.
“Jadi setelah Re meremas dada Ms, ia langsung kabur. Namun kemungkinan belum puas telah meremas dada Ms, Re kembali memutar

motornya dan membutunti korban. Setelah itu, Re medekatkan kembali motornya ke korban dan tanpa basa basi ia malah meremas dada Sr

yang sedang mengendarai motor. Setelah puas, Re langsung memacu kendaraannya ke arah Padang Bano,” jelas Abdu.
Untung saja, lanjut Abdu, kedua korban sempat mencatat nomor polisi motor yang dikendarai Re tersebut. Sehingga korban langsung

menghubungi perangkat Desa Padang Bano untuk meminta bantuan mencegat dan menghadang Re yang melaju ke arah Padang Bano. Sedangkan

kedua korban langsung melaporkan hal tersebut ke Polres LebongĀ  untuk melaporkan kejadian tersebut.
“Untung saja, kedua korban memang tinggal di Padang Bano, jadi mereka langsung menghubungi perangkat Desa Padang Bano untuk

mencegat Re. Alhasil, Re berhasil dicegat oleh warga saat melintas di wilayah Kecamatan Padang Bano dan nyaris dihakimi warga.

Setelah itu, Re langsung diserahkan warga ke Polres Lebong. Saat ini Re sudah kita amankan dan menjalani pemeriksaan,” pungkas

Abdu.(777)