Remaja Peduli HIV/AIDS

1. lomba laguBENTENG, BE-Remaja di Bengkulu Tengah diajak untuk peduli pada program pencegahan penyebaran Human Immunodeficiency Virus./Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/ADS), agar warga Bengkulu Tengah terbebas dari penyakit berbahaya tersebut. Untuk itu, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (PP dan KB) menggelar kegiatan lomba lagu RAP (rapid Assesment Prosedur) tingkat kabupaten.

Kegiatan dengan peserta dari kalangan pelajar SMA dan SMP di Kabupaten Benteng ini dipusatkan di kantor PP dan KB Renah Semanek Karang Tinggi. dan telah berakhir kemarin. Dalam perlombaan tersebut, SMAN 3 Pondok Kelapa terpilih sebagai peserta terbaik dan berhak mewakili Benteng dalam perlombaan serupa tingkat Provinsi Bengkulu pada 1 Juni mendatang.

Dijelaskan Kepala PP dan KB Benteng, Lili Trianti, SSos kegiatan yang digelar itu bertujuan untuk peningkatan kualitas penduduk dan keluarga berencana dengan pendewasaan usia, pencegahan HIV/AIDS, pencegahan narkoba dan seks bebas hingga dapat meningkatkan ketahanan keluarga bagi seluruh masyarakat daerah.

Lili mengungkapkan ajang perlombaan RAP yang bertajuk sosialisasi ini memberikan gambaran akan pentingnya menjaga diri dari penyalahgunaan narkoba, terhindar dari penyakit yang mematikan HIV/AIDS dan juga seks bebas.

“Bukan hanya lomba RAP dalam kesempatan ini juga dilakukan genre (Gerakan Remaja) dan Saka Kencana. Kesemuanya itu bertujuan memberikan penyuluhan kepada sesama remaja ataupun siswa untuk memiliki kesadaran tinggi terkait pemahaman tentang usia perkawinan muda yang bakal merusak reproduksi, juga pemahaman akan bahaya narkoba dan seks bebas,” ungkap Lili.

Badan PP dan KB Benteng saat ini telah memiliki 41 PIKR (Pusat Informasi Remaja) setiap sekolah sudah ada yang dimasukkan dalam kegiatan ekstrakulikuler siswa. Dengan begitu penyuluhan terkait bahaya narkoba, seks bebas, juga upaya menghindari penyakit HIV/AIDS dapat diberikan pada remaja melalui kegiatan ekstrakulikuler tersebut.
“Tujuan kita agar penyakit berbahaya tidak menyebar di Benteng, dan para pelajar sudah dapat melaksanakan sosialisasi dibangku sekolah hingga ke tengah masyarakat,” tegasnya. (320)