Relokasi Pasar Terganjal

ARGA MAKMUR, BE – Pasca kebakaran Pasar purwodadi beberapa bulan lalu, aktifitas pasar sudah berjalan seperti biasa. Namun sayangnya, hingga waktu yang dijanjikan, relokasi pasar yang ditetapkan untuk 35 pedagang korban kebakaran di halaman terminal tak kunjung dimulai ada pembangunan ruko sementara dengan alasan masih tahap lelang.
Kadisperindag Kabupaten Bengklu Utara (BU), Drs H Yarmidal SE MM membenarkan tahap lelang tersebut. Tak hanya itu ia juga mengatakan saat ini untuk perehaban pasar itu masih terkendala administrasi peraturan presiden (perpres) dan masalah hibah lahan kebakaran yang belum dihibahkan oleh pemerintah ke kabupaten sehingga masih aset milik pemerintah, jadi jika akan diperbaiki harus dikembalikan dulu ke kekabupaten, dan kabupaten baru bisa mengeluarkan anggaran tak terduga untuk pembangunan relokasi pasar yang mencapai ratusan juta.
“Kita masih terkendala di administrasi perpres mengenai hibah lahan yang belum diberikan kekabupaten jadi belum bisa kita lakukan untuk perehabannya meski pemda telah menganggarkan dana tak terduga untuk pasar itu, sedangkan untuk relokasi pasar masih tahapan pelelangan,” jelas Yarmidal.
Ia juga mengakui kalau relokasi pasar akan tetap diusahakan secepatnya dan pemerintah daerah juga sudah mengkoordinasikan ke pemerintah, sehingga untuk administrasi tinggal menunggu perpres terkait hibah lahan itu. Kalau sudah menggenggam perpres tentunya langsung dianggarkan untuk relokasi dan perehabannya. (117)