Relawan Jokowi Demo KPU

RIO-AKSI DAMAI TRJB
RIO/Bengkulu Ekspress
AKSI DAMAI: Massa dari Tim Relawan Jokowi Bengkulu (TRJB) melakukan aksi damai memberikan petisi kepada KPU untuk menjaga netralitas dan integritas mereka sebagai penyelenggara pemilu di Kantor KPU Provinsi, Selasa (25/9).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Puluhan massa mengatasnamakan Relawan Indonesia Jokowi Bengkulu (RIJB) mendatangi sekretariat Komisi Pemilihaan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu. Massa yang datang itu, menuntur agar KPU selaku penyelenggara menciptakan pemilihaan umum (Pemilu) damai. Koordinator Aksi, Angga Rahadika Pratama menegaskan, KPU harus menjaga netralitas dan tetap mengedepankan integritasnya sebagai penyelenggara Pemilu.

“Kami minta pada KPU selaku penyelenggara Pemilu untuk menyelenggarakan Pemilu seadil-adilnya,” ujar Angga dalam orasinya di depan Sekretariat KPU Provinsi Bengkulu, kemarin (25/9).

Menurutnya, tuntutan Pemilu damai itu menjadi hal penting. Sebab, jangan sampai kejadian seperti Pemilu tahun 2014 lalu dengan indikasi kecurangan di KPU Bengkulu Selatan, hingga kantornya terbakar. Apalagi pada Pemilu tahun 2019 mendatang akan digelar serentak, tidak hanya pemilihaan presiden (Pilpres) namun juga ada pemilihaan legislatif (Pileg). “Harapannya Pemilu kita berlangsung aman, dan damai,” ungkapnya.

Setelah menggelar orasi, massa juga menyerahkan petisinya kepada komisioner KPU Provinsi. Angga menegaskan, relawan Jokowi siap bersama penyelenggara Pemilu ikut memantau adanya kegiatan yang memicu terjadinya konflik politik. Seperti black campaign maupun penyebaran berita hoax terhadap pasangan calon.”Kami siap menjadi mitra penyelenggara untuk mengawal Pemilu tahun 2019,” tambah Angga.

Tidak hanya menyerahkan petisi, massa juga menggelar aksinya dengan berkeliling pawai kendaraan mengelilingi Kota Bengkulu untuk mensosialisasikan Pemilu damai. Sementara itu, massa yang sebelumnya diterima hearing oleh komisioner KPU seperti Darlinsyah SPd MSi, Emex Verzoni SE serta Siti Baroroh MSi itu, menegaskan KPU akan bersikap netral sebagai penyelenggara Pemilu.



“Selaku penyelenggara Pemilu, kami akan bersikap netral, mandiri dan independen,” terang Darlin.

Darlin menegaskan, komitmen untuk menjadikan Pemilu damai juga harus diikuti oleh semua peserta Pemilu. Sebab banyak aturan yang harus ditaati oleh peserti pemilu. Ketika aturan itu semua ditaati, maka dipastikan pemilu tahun depan secara serentak itu akan berjalan dengan damai. “Harapan kami dari penyelenggara tentunya setiap proses tahapan pemilu dapat diikuti dan ditaati oleh peserta sesuai dengan aturan dan regulasi yang berlaku,” pungkasnya. (151)