Rektor Unib Cek Lahan Eks HGU PT BRI di Benteng


Bakti/BE
CEK : Rektor Unib, Dr Ridwan Nurazi SE MSc bersama Waka II DPRD Benteng, Evi Susanti SIP dan Sekda Benteng, Edi Hermansyah serta perwakilan OPD terkait mengecek lahan eks HGU PT BRI, Jumat (23/10).

BENTENG, bengkuluekspress.com – Universitas Bengkulu (Unib) menunjukan keseriusannya untuk membangun kampus II di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng). Yaitu di lahan eks hak guna usaha (HGU) perkebunan sawit yang dikuasai oleh PT BRI di Desa Jayakarta, Kecamatan Talang Empat.
Pantauan BE, Rektor Unib, Dr Ridwan Nurazi SE MSc bersama rombongan mengecek langsung lahan yang akan digunakan, Jumat (23/10) sore. Hadir diantaraya, Waka II DPRD Benteng, Evi Susanti SIP, Sekda Benteng, Edi Hermansyah SSi MSc PhD, Kadis DPKPP Benteng, serta perwakilan dari Dinas PUPR, Bappeda dan Kepala Desa (Kades) wilayah sekitar HGU.
Rektor Unib menjelaskan, pihaknya berencana membangun pengembangan Unib diatas lahan eks HGU seluas 150 Ha. Lokasi itu khusus untuk jurusan kehutanan, kelautan dan perikanan.
“Kita akan bangun zona khusus area pertanian. Ini sangat bagus untuk perkembangan Pemda Benteng. Dengan adanya pengembangan kampus atau perguruan tinggi, maka wilayah sekitar itu akan berkembang dengan sendirinya,” kata Ridwan.

Mewujudkan hal itu, Ridwan mengaku, perlu ada perencanaan yang matang bersama Pemda Benteng. Dari hasil koordinasi dengan Kementerian ATR/BPN, diketahui bahwa lahan eks HGU bisa diambil oleh Pemda Benteng dengan catatan didukung dengan perencanaan yang matang.
“Kalau Kementerian ATR dan BPN datang ke Bengkulu, kami kami sodorkan rencana kami,” pungkasnya.

Data terhimpun BE, lahan yang masuk kedalam HGU PT BRI totalnya seluas 1.000 hektare (Ha). Sebanyak 397,8 Ha dikuasai oleh PT BRI dan 600 Ha dikuasai oleh masyarakat dan memang belum diganti rugi.
HGU PT BRI telah habis sejak tahun 2017 lalu dan tak mendapat perpanjangan izin oleh Pemda Benteng lantaran kawasan yang berisi perkebunan sawit tersebut akan dijadikan pengembangan kampus Unib serta sport center. Hal ini sesuai dengan Perda RTRW Pemda Benteng yang menyebutkan bahwa kawasan di wilayah Kecamatan Talang Empat bukan area perkebunan.
“Kami berikan apresiasi kepada Unib yang berencana membangun kampus II di Bumi Maroba Kite Maju. Mudah-mudahan, Kementerian ATR/BPN segera berikan lampu hijau dan menjadikan lahan eks HGU sebagai aset Pemda Benteng yang akan dimanfaatkan Unib,” demikian Evi.(135)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*