Rekrutmen Tahun Ini, Kuota CPNS 60 Persen

test cpnsJAKARTA, BE – Pemerintah akan memberikan kuota lebih besar kepada pelamar umum yang akan ikut seleksi CPNS, dalam penerimaan pegawai aparatur sipil negara (ASN) tahun ini. Sedangkan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) akan mendapatkan kuota lebih kecil.

“Meski kuota pegawai ASN masih dalam pembahasan karena disesuaikan dengan kemampuan anggaran negara, namun prosentasenya telah kita berikan estimasi. Yakni CPNS 60 persen dari kuota ASN dan PPPK 40 persen,” kata Syamsul Rizal, kabid Perencanaan SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) kepada JPNN, Senin (23/2).

Besarnya jatah CPNS ini, lanjutnya, untuk mengisi jabatan-jabatan yang kosong karena PNS-nya pensiun. Mengingat belum PP PPPK belum turun, tahun ini pemerintah akan mengangkat CPNS terlebih dahulu.

Meski begitu dalam pengajuan usulan formasi setiap instansi wajib mencantum kebutuhan CPNS dan PPPK. “Kuota PPPK tetap akan kita alokasikan agar ketika PP-nya turun sudah bisa dilaksanakan rekrutmennya,” ucapnya.

Pemda Tolak Pelamar Luar Daerah
Di sisi lain, Syamsul Rizal mengaku, pihaknya sering menghadapi banyak kendala dalam penetapan formasi CPNS di daerah. Pasalnya, banyak kepala daerah yang menolak formasinya dibuka untuk pelamar dari luar daerah.

“Penetapan formasi selalu alot karena setiap daerah beda problem. Ada yang menerima pelamar dari luar dan banyak yang menolak pelamar dari daerah lain,” kata Syamsul kepada JPNN, Senin (23/2).

Alotnya pembahasan itu, berimbas pada molornya setiap penetapan formasi CPNS. Meski banyak kada menolak putra di luar daerah, menurut Syamsul, pihaknya tidak bisa membatasi hak pelamar. Di dalam UU ASN, seluruh WNI berhak melamar CPNS di seluruh wilayah NKRI.

“Kalau formasinya ada, kenapa tidak menerima putra dari luar daerah? Jika pemda keberatan bisa membuat ketentuan sendiri misalnya memberikan ketentuan mengikat tidak bisa pindah selama beberapa tahun,” tuturnya.

Syamsul mengimbau agar pemda lebih melihat kepada peningkatan profesionalisme pegawainya. Dengan adanya pelamar luar, kompetensi akan meningkat. SDM di daerah pun akan berupaya meningkatkan kemampuannya agar bisa bersaing dengan pelamar pendatang. (jpnn)