Rekrutmen Satpol PP Terancam

MUKOMUKO, BE– Komisi I DPRD Kabupaten Mukomuko menegaskaan anggaran senilai Rp 1,1 miliar lebih yang diperuntukan untuk perekrutan dan honor tenaga kontrak Satpol PP, terancam dialihkan. Hal ini dikarenakan hingga kemarin (29/5) pihak eksekutif, dalam hal ini satker Satpol PP, belum juga melakukan perekrutan tenaga kontrak Satpol PP pada tahun 2012 ini. Perekrutan Satpol PP itu merupakan lanjutan perekrutan yang tahun lalu dibatalkan. Hal ini disampaikan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Mukomuko, M Ali Syaftaini SE dan anggotanya Adrizon N dan Haidir. “Janjinya dulu kan perekrutan tenaga kontrak Satpol PP sebanyak 75 orang akan diselenggaran pada tahun 2012 ini. Namun kenyataanya hingga saat ini belum ada tanda-tanda untuk pelaksanaan perekrutan. Jika memang tidak akan dilaksanakan maka anggaran yang sudah diplotkan itu akan dialihkan di APBD-P 2012 mendatang,” tegasnya. “Kami telah melakukan sidak ke Satpol PP dan bertemu dengan Kakan Satpol PP Awaluddin Chan, hanya saja pihak Satpol PP belum bisa memberikan penjelasan. Dan hanya mengatakan, tunggu perintah dari Bupati Mukomuko,” tambah Ali.

Menurut Ali, anggaran Rp 1,1 miliar lebih itu adalah salah satu dukungan pihaknya supaya tenaga Satpol PP bertambah. Dimana dari 75 tenaga baru yang akan direkrut itu nantinya masing-masing kecamatan akan ditempatkan 2 petugas Satpol PP. Hal itu berguna untuk mengawasi para PNS yang tersebar di 15 kecamatan se Kabupaten Mukomuko. Sehingga dapat memberikan pengawasan yang maksimal kepada para PNS yang selama ini belum maksimal dan para PNS nya masih banyak yang keluyuran di jam kerja. (900)