Rekrutmen CPNS 2018: Guru – Tenaga Medis Formasi Terbanyak

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu dan Pemerintah Kabupaten/kota telah mengusulkan kebutuhaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Usulan itu dilakukan, mengingat rencana rekrutmen CPNS akan dibuka pada Juni 2018 nanti.

Dari usulan Pemprov dan pemerintah Kabupaten/Kota, guru dan tenaga medis merupakan formasi terbanyak CPNS 2018.

Pemprov Bengkulu mengusulkan kuota sebanyak 637 CPNS. Formasi terbanyak diusulkan yaitu tenaga pendidik atau guru, dengan total 591 CPNS. Sisanya sebanyak 46 CPNS untuk formasi tenaga kesehatan, seperti dokter spesialis dan perawat.

Begitu juga dengan Kota Bengkulu, Kaur, Bengkulu Tengah, Bengkulu Utara, Bengkulu Selatan, Lebong, Mukomuko, Seluma, Kepahiang, dan Rejang Lebong, memprioritaskan merekrut guru dan tenaga medis sesuai kebutuhan daerah masing-masing.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Bengkulu, Nopian Andusti SE MT mengatakan, pemprov masih sangat membutuhkan tambahan PNS. Sebab, tahun ini saja ada sekitar 324 orang PNS yang memasuki masa pensiun, belum lagi ditambah dengan kebutuhaan dasar pegawai pemprov, seperti kesehatan dan pendidikan.

“Kita masih menunggu secara resmi, persetujuan rekrutmen CPNS dari KemenPAN-RB. Yang jelas kita masih butuh banyak PNS,” ujar Nopian kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (14/3/2018).

Dijelaskannya, formasi yang diusulkan untuk diprioritaskan hanya dua formasi, yaitu tenaga guru dan tenaga medis. Sementara untuk tenaga teknis, maupun tenaga administrasi lainnya belum masuk prioritaskan diusulkan.

Dia mengatakan sampai saat ini Bengkulu masih sangat kekurangan guru PNS untuk di SMA/SMK dan SLB. Terlebih di wilayah pedalaman, rata-rata tenaga pendidiknya dari tenaga honorer, sementara PNS hanya beberapa orang saja. “Prioritas kita memang guru, karena memang kebutuhannya banyak,” tambahnya.

Disamping kebutuhaan tersebut, dalam 5 tahun kedepan banyak PNS pemprov yang menjalani masa pensiun. Setidaknya ada sekitar 1.572 orang yang akan pensiun. Untuk tahun 2018 yang pensiun sebanyak 324 orang, tahun 2019 pensiun ada sebanyak 292 orang, tahun 2020 sebanyak 372 orang, tahun 2021 sebanyak 352 orang dan tahun 2022 sebanyak 232 orang PNS pemprov menjalani masa pensiun.

Meski telah mengusulkan jumlah CPNS, namun demikian kuota yang akan disetujui itu menjadi keputusan KemenPAN-RB. Rencananya, pada bulan Mei mendatang, formasi dan kuotanya akan diumumkan. Sehingga pada Juni mendatang, rekrutmen dapat segera dilaksanakan. “Semua mekanismennya dari KemenPAN-RB. Jadi kita tunggu secara resminya terlebih dahulu,” tutur Nopian.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bengkulu Utara (BU), Drs Setyo Budi Raharjo MM, kepada Bengkulu Ekspress mengatakan telah mengusulkan formasi CPNS pada akhir Februari lalu. ‘’Dari formasi yang kita sampaikan, tenaga guru dan kesehatan paling banyak yang diusulkan,’’ ujarnya.

Hal senada diungkapkan, Sekretaris Daerah Kabupaten Rejang Lebong, H RA Denni SH MM, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong akan memprioritaskan untuk penerimaan tenaga kesehatan dan tenaga pendidikan. “Kalau memang tahun ini ada penerimaan CPNS, maka yang akan kita prioritaskan adalah tenaga pendidikan dan tenaga kesehatan,” sampainya.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu, Seption Muhadi SAg mengatakan, dengan dibukanya moratorium itu memberikan peluang Bengkulu untuk menambah jumlah PNS. Mengingat kebutuhaan tenaga PNS dibidang guru dan tenaga kesehatan masih sangat kekurangan. “Bagus jika memang sudah dibuka. Guru-guru kita dipedalaman yang PNS bisa bertambah, karena jumlahnya sangat sedikit sekali. Banyak numpuk di Kota,” ujar Seption.

Pembukaan rekrutmen CPNS yang akan digelar pada pertengahaan tahun 2018 atau setelah Pemilihan kepala daerah (Pilkada) sangat tepat sekali. Sehingga tidak ada lagi, janji-janji politik yang disalahgunakan untuk CPNS. Disamping itu, Bengkulu secara kuota memang sudah layak. Begitupun secara syarat juga sudah memenuhi, salah satunya balanja pegawai di APBD Pemprov itu belum lebih dari 50 persen. (251/tim)

USULAN KUOTA CPNS PEMPROV
– Total Usulan : 637 orang CPNS
– Formasi guru : 591 orang CPNS
– Formasi tenaga kesehatan : 46 orang CPNS

PNS PEMPROV BAKAL PENSIUN
– Tahun 2018 : 324 orang,
– Tahun 2019 : 292 orang
– Tahun 2020 : 372 orang
– Tahun 2021 : 352 orang
– Tahun 2022 : 232 orang