Rekruitmen PPPK di Bengkulu Terkendala Dana


=foto Rohidin Mersyah

Bengkulu, Bengkuluekspress.com – Jadwal pendaftaran pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) atau P3K 2019 tahap pertama telah resmi dibuka, Jumat, 8 Februari 2019. Hanya saja, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, belum melakukan perekrutan P3K ini.

Kendati Pemerintah RI telah menggelar rapat konsultasi publik bersama kepala daerah se-Indonesia guna membahas tahapan dan kesiapan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Batam, beberapa waktu lalu. Perekrutan P3K belum bisa dilakukan Pemprov Bengkulu karena terkendala dana.

“Memang tahun ini belum ada anggaran untuk biaya pembayaran gaji pegawainya dan prosesnya,” jelas Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah kepada Bengkuluekspress.comsaat diwawancarai di kantor Gubernur Bengkulu, Jumat (8/2).

Perekrutan PPPK yang direncanakan Pemerintah RI difokuskan untuk tenaga honorer Penyuluh Pertanian bersamaan dengan penerimaan tenaga honorer dari bidang pendidikan, dan bidang kesehatan.

Sebab, ketiga sektor tersebut merupakan bidang yang tenaganya banyak dibutuhkan pemerintah. Selain itu,
Pemerintah Daerah (Pemda) juga diwajibkan menyiapkan anggaran gaji serta tunjangan PPPK dari honorer K2 yang lolos nantinya.

Gubernur menuturkan wacana seleksi P3K itu digulirkan setelah Pemprov menetapkan dokumen APBD. Sehingga tak ada pos anggaran baik untuk seleksi, maupun gaji pegawai kontrak tersebut. Jadi pemprov belum tahu kalau gaji pegawai P3K didanai dari APBD, makanya belum ada anggaran.

“Tadi telah berkirim surat dengan Menpan-RB bahwa APBD kita (Pemprov Bengkulu) belum tersedia untuk prosedur proses seleksi maupun gajinya untuk tahap ini,” papar mantan wakil Bupati Bengkulu Selatan tersebut. (HBN)