Rehang Lebong Indikator Bengkulu

Ari, bupati Rejang Lebong H Suherman SE MM saat memnberikan santunan kepada kaum dhuafa secara simbolis kemarin (1)CURUP, BE – Kemajuan Kabupaten Rejang Lebong ternyata menjadi salah satu indikator kemajuan Provinsi Bengkulu. Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Bengkulu Sultan B Najamudin saat memberikan sambutan pada Paripurna HUT Kota Curup ke-135 di DPRD Rejang Lebong, kemarin (29/5).

“Kemajuan pembangunan di Rejang Lebong ini merupakan salah satu indikator dari kemajuan Provinsi Bengkulu,” jelas Sultan.

Menurut Sultan menyadari akan pentingnya peran Kabupaten Rejang Lebong terhadap kemajuan Provinsi Bengkulu, pemerintah Provinsi Bengkulu selalu memberikan anggaran dana yang terus mengalami peningkatan setiap tahunnya untuk Kabupaten Rejang Lebong.

Dimana menurut Sultan pada tahun 2013 lalu dana yang dikucurkan Pemprov untuk Rejang Lebong sebanyak Rp 41,95 miliar. Kemudian mengalami peningkatan pada tahun 2014 sebanyak Rp 60,59 miliar dan kembali naik pada tahun 2015 ini menjadi Rp 77,56 miliar.

“Peningkatan alokasi dana ini merupakan bentuk dukungan serta konsen Pemprov dalam mendorong pembangunan di Rejang Lebong,” tambah Sultan.

Terkait dengan HUT Kota Curup sendiri, Sultan menyatakan usia 135 tahun bukanlah usia yang muda lagi. Diharapkan ke depannya Kota Curup dan Kabupaten Rejang Lebong pada umumnya bisa terus menjaga eksistensi dan keberhasilannya dalam membangun daerah dengan harapan semakin hari semakin baik.

“Saya baik secara pribadi dan Pemprov Bengkulu mengucapkan dirgahayu untuk Kota Curup, semoga kedepannya Kota Curup semakin baik lagi,” harap Sultan.

Sementara itu, dalam sambutannya Bupati Rejang Lebong H Suherman SE MM menyampaikan bahwa paripurna HUT Kota Curup kali ini merupakan paripurna terakhir dirinya sebagai Bupati Rejang Lebong karena ia sudah menjabat selama 2 periode. Dalam kesempatan tersebut ia mengaku pembangunan di Rejang Lebong belum maksimal sesuai dengan harapan masyarakat.

“Masih banyak kendala yang kita hadapi, mulai dari keterbatasan SDM maupun SDA hingga keterbatasan biaya sehingga pembangunan belum bisa kita lakukan dengan maksimal,” ungkap Suherman.

Oleh karena itu menurut bupati dalam melakukan pembangunan dengan segala kekurangan tersebut ia masih mengutamakan skala prioritas sesuai dengan visi dan misi yang ia usung.

Terkait dengan peringatan hari jadi Kota Curup tahun ini, bupati berharap agar peringatan HUT Kota Curup jangan dijadikan seremonial belaka namun harus dimaknai untuk kemajuan Kota Curup khususnya dan Rejang Lebong pada umumnya.

“Melalui hari jadi kita tingkatkan peran serta masyarakat dalam melestarikan budaya menuju Rejang Lebong yang lebih baik lagi,” harap Suherman. (251)