Razia Truk BB Diintensifkan

IvansoriBENGKULU, BE – Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Bengkulu Ivansori SIp menyampaikan, pihaknya akan semakin mengintensifkan razia truk batubara (BB) yang melintas di Jalan Kota Bengkulu. “Terutama nanti H-7 razia ini kita tingkatkan dari periode-periode sebelumnya. Kita berharap lebaran nanti keberadaan mereka tidak sampai memacetkan jalanan,” katanya.
Diantara jalan yang sering dilakukan razia, lanjutnya, seperti pada Jalan Sukamerindu, Jalan Danau, Jalan Bentiring dan beberapa jalan lainnya. Pihaknya melakukan razia ini secara rutin saat-saat jam kerja berlangsung. “Kita mulai siaga dari jam 8 sampai dengan jam 4 sore,” lanjutnya.
Ditambahkan Ivansori, pihaknya juga memberikan kesempatan kepada tenaga kontrak untuk ikut serta dalam razia ini. Ia sendiri sudah menyiapkan Surat Perintah Tugas (SPT) bagi setiap tenaga kontrak yang akan membantu pihaknya dalam melakukan penertiban bilamana mendapati adanya truk BB yang melintasi jalanan kota. “SPT-nya sudah kita sediakan termasuk uang lembur bilamana razia yang mereka lakukan berada diluar jam kerja,” paparnya.
Disamping itu, Ivansori juga menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan dua unit mobil patroli dan kendaraan roda dua bagi petugas yang melakukan razia. Ada kekhawatiran dari pihaknya, sejumlah truk BB mencari-cari kesempatan dalam bulan ramadhan ini untuk melintasi jalanan kota saat jam-jam taraweh. “Dengan peningkatan kegiatan razia ini, kita harapkan paling tidak sudah tidak lagi terlalu banyak truk yang melintas di jalanan kota,” imbuhnya.
Terpisah sebelumnya, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Nuharman SH mengatakan, pemerintah sebaiknya melakukan langkah-langkah antisipatif agar jalanan kota tidak rusak dan bergelombang. “Ada banyak cara sebenarnya. Misalkan dengan cara membangun terminal khusus bagi truk-truk tersebut. Tapi harus kita tegaskan juga bahwa sebenarnya yang bikin jalan rusak dan macet itu bukan cuma truk batubara, tapi juga truk sawit dan lain-lain,” tandasnya.
Didalam jangka panjang, lanjutnya, pemerintah dapat merintis pembangunan jalan khusus bagi truk-truk yang memiliki tonase besar. Hanya saja, ditambahkannya, solusi ini baru dapat diambil bilamana pemerintah mempunyai anggaran yang cukup besar untuk itu. “Jadi kalau mereka punya jalur khusus yang kita bangun bila ada anggaran yang cukup, jangan lewat jalan kota lagi. Saya kira ini PR bagi pemerintah kedepan,” tukas politisi PKS ini. (009)