Rawan Bencana, BPBD Persiapkan TRC

ARGA MAKMUR, Bengkulu Ekspress -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkulu Utara (BU), kembali mengasah kemampuan dalam menangani bencana yang dapat terjadi kapanpun. Tim Reaksi Cepat (TRC) penanggulangan bencana dipersiapkan agar selalu dalam kondisi siaga, jika bencana sewaktu-waktu dapat terjadi.

Kepala Pelaksana Harian BPBD BU, Made Astawa mengatakan pembekalan dan pelatihan yang dilakukan sebagai bentuk penyegaran dan pengulangan materi yang telah didapat TRC penanggulangan bencana. Karena ilmu yang tidak sering dilatih, maka akan cenderung lupa.

‘’Kita kembali memberikan penyegaran materi kepada Tim Reaksi Cepat BNPB. Sehingga tetap selalu siap siaga ketika saat dibutuhkan nanti,’’ ujarnya usai memberikan panduan bagi personel yang tergabung dalam TRC BNPB di aula kantor BPBD BU, kemarin (29/8).

Ia menambahkan tugas pokok sebagai TRC Penanggulangan Bencana harus secara cepat dan tepat mengambil keputusan dalam perkembangan kondisi bencana yang terjadi di daerah. Bahkan jika bencana yang melanda cukup besar, maka dapat dibangun posko sarana dan prasarana guna menangani para korban dan bencana tersebut.

‘’Jangan sampai niat untuk membantu korban yang terkena bencana, malah menimbulkan korban baru. Sehingga perlu kehati-hatian dan pengambilan keputusan yang cepat, melalui pembekalan dan pelatihan rutin,’’ ungkapnya.

Ia tak menampik kondisi cuaca yang saat ini kerap turun hujan deras dan angin kencang, sehingga rawan terjadi banjir dan longsor. Disamping itu, gempa dan tsunami juga menjadi hal yang perlu diwaspadai, lantaran sebagian penduduk Kabupaten BU tinggal di sepanjang garis pantai.

‘’Bencana terbaru yakni rusaknya pondasi jembatan Bailey di Desa Wonoharjo Kecamatan Padang Jaya. Beruntung tidak ada korban dalam peristiwa itu. Untuk itu, selaku TRC Penaggulangan Bencana harus selalu siap siaga,’’ terangnya.(816)