Ratusan Warga Padati Operasi Katarak

CURUP, BE – Usai salat subuh ditemani anaknya Hamna (60) warga Kecamatan Kota Padang terlihat sudah berpakaian rapi untuk segera bergegas menuju RSUD Curup. Hamna harus menempuh jarak 1,5 jam perjalanan agar bisa tiba lebih awal mengikuti kegiatan operasi katarak mata yang dilaksanakan Pemkab Rejang Lebong, TP PKK RL dan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami).

Hamna mengaku sudah lebih dari 10 tahun mengalami gangguan penglihatan pada matanya. Penyakit katarak itu membuat hari-hari Hamna tidak berjalan normal. Sehingga ia terpaksa dibantu anaknya untuk melakukan kegiatan apapun. Hamna merupakan satu dari 105 warga kurang mampu, yang akan mengikuti operasi katarak yang berlangsung di ruang operasi RSUD Curup.

“Peserta operasi katarak ini diikuti 294 warga kurang mampu. Di setiap kecamatan yang ada di RL,” kata Kepala Dinas Kesehatan Herwan Antoni, yang sekaligus menjadi ketua penyelenggara operasi katarak yang di sponsori PT Sidomuncul tersebut.

Kegiatan operasi katarak gratis itu sendiri berlangsung sejak Jum’at (11/10) dan akan berakhir 14 Oktober mendatang. Bupati RL H Suherman SE MM sekitar pukul 09.00 WIB kemarin, secara resmi membuka secara resmi kegiatan di halaman RSUD Curup.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK RL Hj Susilawati SE MM, Kapolres RL AKBP Edi Suroso, SH, Dandim 0409 RL Letkol Inf Yanto Kusno, pemimpin BRI Cabang Curup Fajar S Pramono, serta sejumlah pejabat yang  bersimpati untuk mendukung kegiatan bakti sosial itu.
Dalam arahanya, Bupati menyampaikan apresiasi yang luar biasa terhadap kegiatan yang ditujukan untuk membantu masyarakat RL tersebut.

” Sebelumnya kita lakukan kegiatan operasi bibir sumbing, kali ini ada kegiatan operasi katarak gratis untuk masyarakat kurang mampu. Kami sangat berterima kasih kepada tim dokter Perdami yang datang jauh dari Jakarta hanya untuk membantu masyarakat kami,” terang Bupati.
Pantauan wartawan, kegiatan operasi katarak yang berlangsung di RSUD Curup tersebut sempat membuat gedung RSUD Curup penuh sesak. Ribuan keluarga  pasien juga terlihat antusias mengantarkan keluarga mereka menjalani operasi katarak gratis.

Bupati RL beserta Ketua TP PKK bahkan menyempatkan diri untuk meninjau lansung kegiatan operasi katarak di ruang operasi. Menggunakan rompi hijau dan masker penutup hidung dan mulut, Bupati tampak berdialog dengan para pasien, dan dokter yang tengah melakukan tugas operasi katarak.

Minta Dokter
Di bagian lain, Bupati RL memberikan permintaan khusus kepada pengurus Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia ( Perdami) yang sempat datang ke RL, agar bisa merekomendasikan para dokter spesialis mata bertugas dan mengambdi di RL. “Kami tahu jumlah dokter spesialis mata ini terbatas, namun kami sangat berharap ada yang bisa bertugas di RL,” pinta Bupati.

Permintaan khusus Bupati tersebut disambut antusias oleh para dokter yang  tergabung dalam Perdami. RSUD Curup sendiri sudah cukup memiliki fasilitas pendukung tugas-tugas dokter spesialias dalam memberikan pelayanan medis kepada masyarakat. (999)