Ratusan Peserta Tes IPDN Gugur, 26 Oktober Tes Sistem CAT di Unib

BENGKULU, BE – Peserta tes calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Provinsi Bengkulu mulai berguguran. Dari sekitar 400 peserta yang sudah mendaftar, hanya 209 saja orang yang dinyatakan lulus seleksi administrasi. Sedangkan sisanya sebanyak 191 peserta lainnya dinyatakan gugur dan tidak bisa untuk mengikuti tes ke tahap berikutnya.

Peserta yang lulus seleksi administrasi tersebut tersebar dari 10 kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu, rincinnya  14 orang dari Kabupaten Bengkulu Selatan, 26 peserta dari Kabupaten Rejang Lebong, 13 dari Bengkulu Utara, 6 peserta dari Kaur, 7 peserta perwakilan Kabupaten Seluma, 7 dari Kabupaten Mukomuko, 23 dari Kabupaten Lebong, 5 peserta dari Kepahiang, 5 dari Bengkulu Tengah dan dari Kota Bengkulu sebanyak 123 orang.

“Untuk mengetahui nama-nama yang lulus, silahkan lihat di website resmi penerimaan Calon Praja IPDN Tahun 2015 di https://spcp.ipdn.ac.id/spcp/news?JENIS=1-ADMINISTRASI,” kata Kepala BKD Provinsi Bengkulu, Kautsar Agus Hutari SSTP MSi melalui Kabid Informasi dan Peningkatan Kualitas Pegawai,  Efendi SSos MM kepada BE, kemarin (22/10).

Praja-IPDNPeserta tes yang dinyatakan lulus seleksi administrasi ini diminta untuk bersiap-siap mengikuti Tes Kompetensi Dasar (TKD) dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang nilainya langsung bisa diketahui saat proses pengerjaan soal sedang berlangsung.

TKD ini sendiri akan dilaksanakan pada 26 Oktober mendatang di Gedung Lembaga Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (LPTIK) Universitas Bengkulu Jalan WR Supratman, Kandang Limun, Kota Bengkulu.

“Tesnya menggunakan sistem CAT seperti  tes dalam penerimaan CPNS 2013 dan 2014 lalu di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan tes CAT ini Efendi mengaku pihaknya hanya memfasilitasi saja, sedangkan yang melakukan pengawasan dan melaksanakan tes adalah panitia penerimaan Calon Praja IPDN 2015 yang berasal dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Dalam Negeri,” papar Efendi.

Pengawasan agar pelaksanaan tes berjalan dengan lancar dan objektif pun tidak hanya dilakukan oleh panitia, melainkan akan dipantau langsung oleh perwakilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Informasinya KPK akan turun untuk mengawasi, benar atau tidaknya nanti kita lihat saja saat tes,” imbuh Efendi.

Efendi menjelaskan, bagi peserta yang lulus TKD ini akan diumumkan pada 30 Oktober melalui website IPDN. Peserta yang dinyatakan lulus akan mengikuti serangkaitan tes berikutnya, seperti tes kesehatan I (Fisik) pada 31 Oktober – 2 November 2015 oleh Kesrem, tes Kesehatan II (Organ Dalam) pada 6-9 November 2015, tes Kesamaptaan yang akan dilaksanakan pada 12-14 November, tes Psikologi dan Tes Intregritas dan Kejujuran pada 16-19 November 2015, pendaftaran peserta tes penentuan akhir pada 24-27 November 2015, pelaksanaan tes penentuan akhir berupa verifikasi faktual dokumen tes administrasi, tes ulang kesehatan, tes ulang kesamaptaan, tes Kompetensi Bidang pada 2-3 Desember 2015  dan tes wawancara pada    4-5 Desember 2015 di IPDN Jatinangor.

“Pengumuman kelulusan dilakukan 5 Desember 2015 melalui website SPCP IPDN,” pungkasnya. (400)