Ratusan Pedagang Panorama Direlokasi

MEDI/BE
Wakil Walikota Dedy Wahyudi bersama OPD terkait saat menggelar apel sekaligus memimpin relokasi pedagang ke dalam Pasar Panorama, kemarin.

Wawali Awasi Jual Beli Lapak Parkir
BENGKULU, bengkuluekspress.com – Wakil Walikota Dedy Wahyudi SE MM menggelar apel gabungan di Pasar Panorama, kemarin (3/2). Pelaksanaan apel ini untuk menguatkan tim Pemkot dalam rangka relokasi pedagang ke dalam pasar. Seluruh OPD memiliki tanggung jawab masing-masing, salah satunya Dinas Perhubungan untuk tidak membiarkan juru parkir kembali memperjual belikan lahan parkir ke pedagang.

“Dishub, untuk masalah lahan parkir tidak ada yang boleh digunakan untuk pedagang. Bila ditemukan kerjasama antara pihak ketiga serta pedagang akan dicabut kerjasamanya,” tegs Dedy.

Kemudian untuk Satpol PP juga diberikan amanat untuk menegakkan Perda dengan baik dan benar, terutama mengantisipasi jika di kemudian hari masih ada pedagang yang berjualan di badan jalan.

Kemudian, untuk UPTD Pasar juga harus mengawasi proses pemungutan retribusi lapak sesuai aturan berlaku, dan harus bertindak tegas jika ada oknum yang menarik pungutan uang diluar ketentuan, karena itu akan membuat pedagang tidak nyaman.

“UPTD pasar jangan ada sampai kongkalikong terhadap pihak lain dengan pemungutan biaya. Nantinya akan adan pengumuman tidak boleh pemungutan biaya sepeserpun apabila ada yang menyalahgunakan kita tegas dan laporkan ke aparat penegak hukum,” tegasnya.

Selain itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) harus bertanggung jawab dalam hal kebersihan pasar, dan menjaga kondisi tetap rapi tanpa ada sampah yang dibiarkan menumpuk. Sebab, sampah yang tidak teratur pengelolaannya akan menganggu aktifitas jual beli serta tingkat kenyamanan masyarakat, maka dari itu kebersihan menjadi hal yang sangat penting.

“Saya minta DLH memperhatikan kebersihan pasar. Dengan kondisi yang tertata baik maka akan memperlancar aktifitas perekonomian masyarakat,” jelasnya. Sementara itu, Asisten II Kota Bengkulu, Dra Zuliyati mengatakan Pemkot akan meningkatkan koordinasi dengan pihak keamanan yakni Polsek setempat untuk selalu melihat progres setiap harinya agar tidak terjadi miskomunikasi dengan para pedagang.

Kemudian, UPTD Pasar Panorama diminta untuk memastikan seluruh fasilitas didalam pasar terjaga dengan baik, dan segera melakukan perawatan berkala jika ada yang sudah rusak, seperti fasilitas lampu, kipas angin, saluran drainase, pelataran dan lainya dengan berkoordinasi dengan OPD terkait sesuai bidangnya.

“Yang jelas koordinasi akan kita perkuat agar tujuan dalam penataan ini bisa berjalan maksimal,” imbuh Zuliyati. Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bengkulu, Dewi Dharma MSi menambahkan proses relokasi ini sudah mendapatkan dukungan dari para pedagang dan dengan tertib seluruh pedagang akan berjualan di dalam pasar sesuai dengan hasil pengundian lapak. Berdasarkan data yang ada, terdapat 135 pedagang yang menempati kios, dan 350 lainnya menempati pelantaran.

Selain itu, akan dibuat surat penyataan dengan berbagai aturan yang telah ditetapkan pihak UPTD pasar, pernyataan ini akan ditandatanggani oleh pedagang dan dilampirkan fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP). “Kita akan koordinasikan kembali ke para pedagang agar siap mengikuti kebijakan Pemerintah yang berlaku setelah tahap relokasi ini,” ungkap Dewi. (805)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*