Ratusan Orang Periksa Kanker Seviks Gratis

riri-5
CEGAH: Anggota DPD RI Riri Damayanti John Latief SPSi saat mengisi seminar pencegahan penyakit kanker serviks dan kanker payudara di Hotel Santika Bengkulu. (Foto EKO/BE).

BENGKULU, BE– Ratusan ibu-ibu jalani pemeriksaan penyakit kanker serviks dan kanker payudara. Pemeriksaan gratis yang diselenggarakan oleh oleh Anggota DPD RI Riri Damayanti John Latief SPSi, Kimia Farma, BPJS, Bengkulu Ekspress, Rakyat Bengkulu dan Radar Bengkulu ini, diikuti antusias ibu-ibu dari seluruh penjuru Provinsi Bengkulu.

“Totalnya yang ikut ada sekitar 390 orang ibu-ibu dan alhamdulillah atusiasnya luar biasa, ” ujar Riri, usai memberikan materi pencegaan penyakit kanker serviks dan kanker payudara di Hotel Santika Bengkulu, kemarin (20/11).

Riri mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan, lantaran banyak ibu-ibu takut atau malu untuk melakukan pemeriksaan penyakit kanker serviks dan kanker payudara. Terlebih biaya pemeriksaan yang mahal, membuat ibu-ibu mengurungkan niat melakukan pemeriksaan. “Kalau ke dokter langsung mahal, bisa sampai Rp 1,7 juta. Kita sengaja melakukan kegiatan ini, untuk melakukan pencegahan Dini, ” tambahnya.

Tak hanya melakukan pemeriksaan gratis. Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional(HKN) ini, ratusan ibu-ibu ini juga mengikuti seminar tentang penanggulangan dan pencegahan penyakit mamatikan, yang sering diderita oleh kaum perempuan yang sudah menikah. Riri mengatakan selama ini, banyak ibu tidak sadar akan bahayanya penyakit tersebut. “Mencegah itu lebih baik daripada mengobati, ” tambah senator perempuan ini.

Semantara itu, Kepala Kimia Farma Cabang Bengkulu-Libuk Linggau, Picandi Mocajaya mengatakan penderita penyakit kanker serviks dan kanker payudara, memang sering terjadi pada perempuan. Dari hasil pemeriksaan seribu orang sample, tahun 2015 lalu, 0,8 persen, positif menderita penyakit kanker serviks dan kanker payudara.

“Untuk tahun 2016 ini belum kita kalkulasikan, bisa saja meningkat. Nanti diakhir tahun baru kita buka hasil sample,” ungkap Picandi.

Dijelaskannya, masyarakat yang telah mengikuti pemeriksaan penyakit kanker serviks dan kanker payudara ini, nantinya hasil tersebut akan dibawa ke laboratorium, untuk diuji. Ketika nantinya ada yang positif menderita, maka orang yang bersangkutan direkomendasikan untuk melakukan pengobatan. “Nanti kita uji dulu. Jadi belum tentu yang ikut menderita semua,” tambahnya.

Picandi mengungkapkan, kerjasama yang dilakukan oleh Anggota DPD RI Riri Damayanti John Latief SPSi, BPJS, Bengkulu Ekspress, Rakyat Bengkulu dan Radar Bengkulu, semakin membuat masyarakat untuk antusias mengikut pemeriksaan penyakit tersebut secara gratis. “Tahun 2016 ini, kita punya terget seribu orang melakukan penderita penyakit kanker serviks dan kanker payudara. Akhir tahun antusias masyarakat meningkat dan mari memanfaatkan kesempatan ini,” tutup Picandi. (151)