Ratusan Mobil Terjebak Macet

Jefryy/Bengkulu Ekspress - Kondisi terkini ruas jalan nasional yang hanya bisa dilintasi kendaraan bermuatan 8 Ton kebawah.
Jefryy/Bengkulu Ekspress – Kondisi terkini ruas jalan nasional yang hanya bisa dilintasi kendaraan bermuatan 8 Ton kebawah.

SEMIDANG ALAS MARAS, Bengkulu Ekspress – Untuk kedua kalinya, jalan nasional di Desa Sendawar, Kecamatan Semidang Alas Maras (SAM) kembali ambles. Hal ini diakibatkan curah hujan yang cukup tinggi di wilayah Kabupaten Seluma, kemarin (23/11). Dampaknya hingga detik ini ratusan kendaraan belum bisa melintas terkhusus kendaraan bermuatan 8 ton keatas.

“Untuk arus lalu lintas diberlakukan buka tutup namun hanya kendaraan kecil saja yang bisa melintas,”tegas Kapolres Seluma AKBP Jeki Rahmat Mustika SIK didampingi Paur Humas Ipda Agus siang kemarin (23/11) pada Bengkulu Ekspress.

Data berhasil dihimpun Bengkulu Ekspress, siang kemarin (23/11), warga bersama pengguna jalan lainnya melakukan penimbunan di ruas jalan yang amblas. Hanya saja, untuk bisa menyampai lokasi material timbunan berupa koral warga sedikit kewalahan. Karena akses jalan sudah macet dengan kendaraan yang hendak melintas. Ditambah lagi, kedaraan yang tertahan dari dua arah belum bisa melintas
Anggota Polsek Semidang Alas Maras (SAM) serta Semidang Alas (SA) juga sudah dikerahkan untuk melakukan pengamanan lokasi termasuk personil TNI dari Kodim 0425/Seluma bersama-sama di lapangan.

“Pengguna jalan yang melintas di Kabupaten Seluma untuk selalu berhati-hati. Karena diruas jalan nasional di Kabupaten Seluma banyak titik jalan yang rawan amblas dan rawan longsor. Sehingga bisa membahayakan pengguna jalan,”imbuhnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) M Syaifullah ST MM kepada BE menegaskan sekalipun jalan di Desa Sendawar jalan nasional. Pemda Seluma tetap ikut partisipasi agar kondisi jalan bisa di lintasi oleh kendaraan manapun. Hanya saja, alat berat yang hendak menuju lokasi terhalang dengan kemacetan kendaraan sehingga menjadi lamban sampai ke lokasi. PUPR Seluma juga berkoordinasi dengan PUPR Provinsi Bengkulu. Namun terpenting perbaikan pada jalan nasional tersebut domainnya pemerintah provinsi. Termasuk melakukan pemeliharaannya.

“Untuk usulan perbaikan sudah di sampaikan ke PUPR Provinsi, terpenting saat ini akses jalan sudah bisa di lintasi dengan bermuatan 8 Ton kemawah,” imbuhnya.

Diketahui, longsor Kamis dinihari kemarin mengakibatkan satu unit mobil Mitsubishi Pajero Sport dan satu unit Truck pengangkut CPO terbalik. Karena kebetulan saat badan jalan turun, kedua kendaraan ini sedang melintas. Sehingga nahas bagi kedua kendaraan terjerumus di lokasi tersebut. Akibat ruas jalan yang amblas ini, siang kemarin ratusan kendaraan yang akan melintas dari dua arah menjadi terganggu dan terhambat. Sehingga kendaraan menumpuk dilokasi tersebut.(333)