Ratusan Miras dan Ribuan Petasan Disita

ERICK/Bengkulu EkspressSITA : Anggota Polres Lebong ketika menyita miras dan petasan yang dijual para pedagang.

LEBONG, Bengkulu Ekspress– Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) beserta Polsek di jajaran Polres Lebong berhasil menyita sebanyak 13.947 petasan berbagai merek serta ratusan botol minuman keras (miras) dari beberapa tempat penjual dan hiburan malam di Lebong. Rinciannya, sebanyak 1.3800 jenis mercon korek api, 87 ikat jenis happy flower, 19 ikat jenis corsair, 16 ikat jenis romar candale dan 15 ikat jenis harimau.

Sementara untuk miras berupa 255 botol jenis anggur malaga, 65 botol jenis bir bintang, 1 botol chivas, 67 botol guiness, 2 botol new port dan 12 botol kolesom cap OT serta 516 liter tuak. Kapolres Lebong, AKBP Andree Ghama Putra SH SIk didampingi Wakapolres, Kompol I Gusti Putu Adi Wirawan SIk mengatakan, bahwa saat ini seluruh umat muslim sedang menjalankan ibadah puasa. Untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa.

“Atas laporan masyarakat yang telah kita terima karena telah resah atas peredaran miras dan petasan, terutama di bulan suci Ramadan,” jelasnya, kemarin (15/05).

Menurutnya, miras dan tuak merupakan salah satu penyebab utama terjadinya atau timbulnya kejahatan di tengah-tengah masyarakat. Sementara petasan dapat mengakibatkan masyarakat yang menjalankan ibadah puasa tidak khusuk.“Miras dan tuak kita amankan di warung dan tempat hiburan malam, sementara petasan kita sita dari beberapa pedagang yang berjualan di wilayah hukum Polres Lebong,” ucapnya.

Bagi masyarakat yang kedapatan menjual petasan, miras dan tuak tanpa izin, langsung dilakukan pembinaan dan pendataan serta membuat surat pernyataan tidak mengulangi lagi. “Sementara dari hasil penyitaan, nantinya akan kita musnahkan bersamaan,” tegasnya.

Untuk itulah, Kapolres mengajak, seluruh masyarakat muslim di Lebong bisa menjadikan momen ramadan sebagai motivasi untuk memperbanyak ibadah serta meningkatkan iman dan taqwa. Dengan menghindari minum-munuman keras, tidak lagi menyalakan petasan sangat membahayakan terutama bagi anak-anak. “Mari kita kembali ke fitrahnya dan mari kita sama-sama ibadah, memperbanyak amal terutama di bulan suci ini,” ajak Kapolres.(614)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*