Ratusan Karyawan PT PMS Mogok Kerja

KARANG TINGGI, BE – Sekitar 100 karyawan PT PMS (Palma Mas Sejati) di Desa Taba Terunjam, Kecamatan Karang Tinggi, Bengkulu Tengah melakukan mogok kerja. Akibatnya, aktivitas perusahaan sawit tersebut lumpuh karena tidak adanya pekerja sama sekali. Mogok kerja para karyawan ini dipicu oleh belum dibayarnya uang lembur dari perusahaan selama 2 bulan.

Sejak pukul 08.00 WIB kemarin, para karyawan langsung meninggalkan perusahaan dan berkumpul di depan gapura perusahaan untuk menuntut agar segara dilakukan pembayaran uang lembur tersebut. Awalnya para karyawan tersebut bekerja terhitung mulai pukul 08.00 sampai 16.00 WIB untuk menganggkut TBS (Tandan Buah Segar) sawit untuk diproduksi. Namun beberapa bulan terakhir pihak perusahaan melakukan penambahan volume TBS sawit dari PT Bio Nusantara Teknologi (BNT). Akibat peenambahan volume tersebut, maka secara otomatis beban kerja karyawan ikut bertambah. Sebelumnya berakhir sampai pukul 16.00 WIB, namun kali ini selesai dikisaran pukul 22.00 hingga 23.00 WIB.

“Otomatis akibat penambahan sawit ini, maka jam kerja kita bertambah. Tentu atas penambahan jam kerja ini, ada uang lemburnya. Namun sampai saat ini kita tidak pernah menerima uang lembur, dan yang hari ini (kemarin, red) kami menuntut pembayaran uang lembur. Kalu sudah dibayar baru kami kembali bekerja,” ungkap salah seorang karyawan, Yandi.

Dilanjutkannya, jika perusahaan yang tidak membayarkan lembur tersebut akan dilaporkan kepada Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Bengkulu Tengah. Apaalgi sebelumnya, perusahaan tersebut pernah mendapatkan catatan buruk karena terlambat membayarkan gaji karyawan, dan mengakibatkan para pekarja beberapa bulan lalau juga melakukan aksi mogok.

Sementara itu ditempat terpisah, pihak managemen PT PMS, terkesan menutup-nutupi kejadian tersebut saat akan dikonfirmasi. Pihak manajemen sama sekali tidak terlihat dan menghindar saat akan dimintai keterangan. Hanya perwakilan dari security yang memberikan keterangan.

“Ini semua hanya salah paham, semua sudah diselesaikan dan dimusyawarahkan bersama antara pihak manajemen dan para karyawan. Setelah diberikan penegertian para karyawan kembali bekerja, apa yang mereka tuntut akan dipenuhi oleh pihak perusahaan,” ungkap Komandan Regu PT PMS, Syahril.
Pengamatan BE di lapangan, sama sekali tidak terlihat aktivitas karyawan PT PMS. Karena di beberapa sudut perusahaaan tersebut, sama sekali tidak terlihat aktivitas kerja karyawan. Hanya pihak security dan keluar masuk truk pengangkut TBS sawit yang terlihat. (160)