Rastra Diganti Uang Rp 110 Ribu

Doni/Bengkulu EkspressSOSIALISASI: Pihak BPNT kepada KPM dan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang saat menggelar sosialisasi yang digelar Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD).

KEPAHIANG, Bengkulu Ekspress – Penyaluran beras sejahtera (Rastra) untuk Kabupaten Kepahiang akan ditiadakan. Pemerintah akan menggantinya dengan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diagendakan mulai penerapan, Juni mendatang.

Sebanyak 905.99 orang yang tegabung dalam Kelompok Penerimah Manfaat (PKM) akan mendapatkan BPNT sesuai dengan hasil verifikasi dan validasi terakhir data KPM yang dilaksanakan Dinas Sosial dan PMD. Sosialisasi penerapan BPNT guna memberikan pemahaman kepada masyarakat penerima serta jajaran pemerintah telah dilaksanakan Dinsos PMD, Rabu (15/5) dengan melibatkan berbagai unsur dari jajaran pemerintah hingga KPM.

“Bulan ini penyalurannya masih dalam bentuk Rastra. Setelah dilakukan sosialisasi ini, mudah-mudahan bulan depan kita sudah melakukan BPNT melalui e-warung yang telah disediakan,” ungkap Bupati Kepahiang, Dr Ir Hidayattullah Sjahid MM IPU dalam sambutannya saat membuka sosialisasi BPNT, kemarin (15/5).

Menurutnya, sekarang Dinsos PMD masih melakukan proses pendataan terhadap warga yang kurang mampu di wilayah Kabupaten Kepahiang ini. Setiap tahunnya Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ini bisa bertambah dan bisa berkurang. “Verifikasi dan validasi data KPM ini terus dilakukan. Kita berharap dengan diterapnya BPNT ini bisa membantu warga kita yang kurang mampu,” sampainya.

Sementara itu, Kepala Dinsos PMD Kepahiang, Jan Johanis Dallos SSos menjelaskan, untuk penyaluran BPNT nantinya diwilayah Kabupaten Kepahiang banyak didirikan e-warung untuk melayani KPM melakukan transaksi nontunai.

“Jadi dengan diterapkannya BPNT ini nanti, maka ada e-warung atau warung yang bisa melakukan transaksi elektronik. Nanti KPM ini mendapatkan kartu ATM yang bisa digunakan di setiap e-warung yang telah disediakan pihak BRI Link,” terangnya.

Satu e-warung melayani 250 KPM, sementara jumlah KPM di kabupaten Kepahiang 9 ribu lebih. “KPM menerima bantuan perbulan sekitar Rp 110 ribu. jadi, setiap bulan mereka mendatangi e-warung untuk melakukan transaksi bahan pokok makanan,” ungkap Dallos. (320)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*