Rasad Rizki, Karateka SMAN 5 Peraih Perunggu di Kejuaraan Asia

CIMG0597Selalu Ingin Menang di Setiap Turnamen Yang Diikuti

Rasad Rizki (14) yang sekarang duduk di  kelas Xd SMAN 5 Kota Bengkulu, adalah  buah hati pasangan Andri Suriadi dan Siegerin Radiarta. Saat ini, Ayahnya bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Bengkulu.   Sebelumnya sang ayah pernah bekerja di BPK Jakarta, Yogyakarta, dan terakhir di Manado, Sulawesi Utara.

Pria yang akrab dipanggil Rasad, awal bulan ini berhasil meraih juara III di kejuaraan Karate se-Asia di Kuala Lumpur, Malaysia. Ia berhasil mengalahkan rival terberatnya dari China-Teipeh.

Menurut Rasad kecintaannya kepada olahraga karate telah dimulai sejak ia duduk di bangku sekolah dasar.  Selama delapan tahun Rasad menggeluti olahraga yang berasal dari Negeri Sakura (Jepang). Tepatnya ketika ia duduk di bangku kelas 3 Sekolah Dasar di Jakarta. Meski, Ia harus mengikuti ayahnya yang kerap berpindah tugas antar pulau antar provinsi. Tapi, ia tetap teguh pendirian untuk terus mangasah kemampuan bela dirinya.

Rasad saat ini berstatus anggota INKANAS (Institut Karate Nasional).   Sebelumnya ia pernah menjadi anggota di perguruan INKADI (Institut Karate Indonesia). Baru-baru ini berhasil meraih mendali perunggu di kelas Kadet pada kejuaraan Karate di Asia.  Sebelumnya  ia juga pernah meraih gelar juara III kelas bebas Junior di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pelajar (PPLP) Manado, Sulawesi Utara. Juara III kelas katta Beregu di Manado pada ajang Mendagri Cup, 2012. Juara I kelas Katta Beregu di Bandung pada ajang Kejuaraan INKANAS, 2012.

Rasad (no 2 dari kiri) bersama tim karate Sulawesi Utara
Rasad (no 2 dari kiri) bersama tim karate Sulawesi Utara

Selama dua bulan terakhir, ia berada di Bengkulu, aktivitas berlatih karate tetap menjadi rutinitas. Biasanya, ia berlatih di PPLP yang berlokasi di Bumi Ayu, Kota Bengkulu. “Setiap sore saya berlatih disana, hingga hari Sabtu, kecuali Minggu,” ungkap pria yang dikenal pendiam ini.

Pada bengkuluekspress.com ia berharap agar nantinya dapat terus menorehkan banyak prestasi di bidang Karate. “Ingin jadi juara disetiap turnamen,” tegas kakak dari dua adik, Rayesh (10) dan Reihan (2).

Selain olahraga Karate, ia juga hobi olahraga renang. Sebelum berangkat berlatih ia kerap kali berenang. “Sebelum berlatih saya berenang dulu,”ungkap singkat oleh siswa yang memiliki badan tinggi dan tegap ini. Meski demikian hingga kini ia memiliki ganggauan kesehatan, yakni penyakit Asma. (mg3)