Raperda Ripparkab Diserahkan

Foto bersama
ERICK/Bengkulu Ekspress
FOTO BERSAMA : Pemkab Lebong bersama tim dari P-P2PAR ITB saat melakukan foto bersama, usai melaksanakan kegiatan laporan akhir Ripparkab Lebong.

LEBONG, Bengkulu Ekspress – Untuk mewujudkan Lebong sebagai Kabupaten destinasi wisata, sebanyak 523 program masuk didalam Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan (Ripparkab) Lebong. Dokumen ini akan diserahkan kepada Dewan Perwakilan rakyat Daerah (DPRD) Lebong sebagai draf Rancanagan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Ripparkab 2018-2025 Kabupaten Lebong.

523 Program tersebut merupakan program lintas sektor antar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong, swasta, masyarakat serta stakeholder lainnya. Hal tersebut disampaikan pada pelaksanaan laporan akhir Ripparkab Lebong, dengan menyepakati indikasi program dan kegiatan pembangunan kepariwisataaan Kabupaten Lebong, di aula serba guna Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lebong, kemarin (25/07).

Kepala Bappeda Lebong, Ir Eddy Ramlan Msi mengatakan, bahwa dokumen Ripparkab memang wajib dimiliki sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri (Pemendagri). Dimana Ripparkab nantinya akan menjadi sebuah acuan dari seluruh stakeholder untuk melakukan pembangunan dan pengembangan kepariwisataan.

“Untuk itulah kita akan mengajukan hasil dari Ripparkab sebagai Raperda,” jelasnya, kemarin (25/07).

Setelah hasil Ripparkab menjadi Perda, maka nantinya akan tersusun jelas segmen-segmen apa atau mana saja yang akan dikembangkan sehingga dapat mewujudkan Pariwisata Kabupaten Lebong menjadi pilihan untuk dikunjungi, sehingga nanti dapat menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dapat diandalkan setelah PAD dari Migas. “Karena kedepan pariwisata menjadi salah satu andalan kita,” sampainya.

Dimana Draf Ripparkab yang telah dapat, jika tidak ada halangan Pemkab Lebong bersama tim dari P-P2Par ITB, hari ini (26/07), akan menyerahkan sekaligus melakukan ekspose ke pihak DPRD Lebong.  “Kita akan bersama-sama menyerahkan hasil dari Ripparkab, sehingga pada bulan Agustus sudah bisa dilakukan pembahasan dan hasilnya sudah bisa didapat di bulan September 2018 mendatang,” ucapnya.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Lebong, H Mirwan Effendi SE Msi ketika membuka kegiatan laporan akhir Ripparkab mengatakan, dengan berakhirnya penyusunan Ripparkab Lebong nantinya bisa cepat ditindak lanjuti sehingga bisa diproses dalam penyampaiannya kepada DPRD Lebong.

“Sehingga percepatan pembangunan pariwisata Lebong bisa terwujud sesuai harapan kita semua selama ini,” ujarnya.

Dimana untuk objek wisata yang ada di Kabupaten Lebong sangatlah banyak dan nantinya jika semuanya sudah bisa berjalan maka akan meningkatkan kualitas atau taraf hidup masyarakat Lebong menjadi lebih baik. “Untuk itulah mari kita bersama-sama memajukan Kabupaten yang kita cintai ini,” ajak Sekda.(614)