Rapat LKPj Bupati Panas

APRIZAL/Bengkulu Ekspress Ketua I DPRD Bengkulu Utara, Bambang Irawan ST memimpin hearing di ruang rapat DPRD Bengkulu Utara, kemarin (13/5).

ARGA MAKMUR, Bengkulu Ekspress– Hearing antara eksekutif dan legislatif yang membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Bengkulu Utara tahun 2018 di ruang rapat DPRD Kabupaten Bengkulu Utara, kemarin (13/5), kembali memanas. Bahkan, hearing sempat diskor selama 10 menit lantaran pihak eksekutif dinilai tak serius.

Salah seorang Anggota DPR Bengkulu Utara, Pitra Martin mengatakan, salah satu yang membuat panas adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) dalam melaksanakan kegiatan banyak yang tidak selesai, maka harus dievaluasi kinerjanya.

Namun hingga sekarang tidak ada respon positif dari pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara untuk mengevaluasi kinerja Kadis PUPR tersebut. “Ini salah satu contohnya di Dinas PUPRĀ  Bengkulu Utara masih banyak pekerjaan yang belum terselesaikan,” kata Pitra.



Menurutnya, tidak hanya Dinas PUPR, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Bengkulu Utara juga sudah berapa kali-kali diingatkan untuk mengembalikan SK mutasi guru yang sudah dilaksanakan. Namun tidak juga direspon. Selaku pihak legislatif, Pemkab dinilai tidak serius untuk memajukan Kabupaten Bengkulu Utara ini.

“Sudah berkali-kali diingatkan, tolong dievaluasi kinerja dua SKPD tersebut jika ingin memajukan kabupaten Bengkulu Utara. Namun sampai saat ini tidak juga diindahkan, untuk apa dibahas terus menerus,” ujarnya.

Lebih lanjut Pitra meminta rekomendasi dewan yang disampaikan kepada Bupati untuk memberikan sanksi kepada kepala Dinas PU dan Kepala Dispendik atas kinerjanya. Namun hingga hearing di tahun 2019 ini tidak ada kepastian dan rekomendasi dewan dianggap biasa saja. “Kalau itu jadinya, untuk apa lagi rapat ini dilanjutkan. Rekomendasi yang akan disampaikan pada LKPj 2018 akan mengalami hal serupa,” tukasnya.(127)